161 Pelanggaran di Pilgub DKI Putaran Pertama, Hanya 1 yang Diproses

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 03 Maret 2017 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 03 338 1633860 161-pelanggaran-di-pilgub-dki-putaran-pertama-hanya-1-yang-diproses-nDjGjAfIVG.jpg Bawaslu DKI Mimah Susanti (Foto: Salsabila/Okezone)

JAKARTA - Selama proses Pilgub DKI putaran pertama, dari 161 dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan, hanya satu yang diproses hukum. Sementara, sisanya masih dilakukan proses pemeriksaan, baik yang berupa pelanggaran administratif hingga etik.

Kondisi ini mengindikasi proses di Bawaslu cukup lemah. Bahkan, kedua pasangan calon gubernur DKI saling tuding mengenai dugaan kampanye terselubung. Tanpa adanya tindakan tegas dari Panwaslu dan pencegahan, kejadian itu tetap akan terjadi.

Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti, membantah jika Panwaslu dikatakan lemah. Menurutnya Panwaslu DKI Jakarta telah melakukan beberapa hal, salah satunya mengingatkan dan mencegah.

"Kami sudah mengimbau para paslon menahan diri untuk tidak berkampanye. Apa pun alasannya, mereka tidak boleh. Mau itu menghadiri forum bertemu masyarakat atau apa pun," tegas Mimah.

Menurutnya, masa kampanye telah diatur dalam undang-undang sehingga begitu permasalahan ini muncul, maka bisa dikenakan sanksi pidana hukum sebagai mana diatur dalam Pasal 187 Ayat 1 Undang-Undang Pemilu.

Hanya saja mengenai sanksi tersebut, Mimah tak mampu menjabarkan, termasuk pemberian sanksi bagi semua paslon yang melanggar. Adanya keterbatasan waktu penyidikan selama lima hari membuat pelanggaran jarang diberikan sanksi.

"Kita bisa merekomendasikan ke KPU untuk memberikan sanksi administratif, lalu KPU memberikan teguran kepada calon melanggar," tuturnya.

Hanya saja mengenai dugaan kampanye di masa tenang, Panwaslu tak bisa berbuat banyak, sebab mereka hanya bisa menindak yang melakukan kampanye bila terbukti menyampaikan visi misi dan program kepada warga. Itu pun bila ada yang melaporkan dan diketahui pihak Panwascam.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini