KPU DKI: Ahok-Djarot Wajib Cuti dan Dilarang Gunakan Fasilitas Negara

Bayu Septianto, Okezone · Sabtu 04 Maret 2017 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 04 338 1634083 kpu-dki-ahok-djarot-wajib-cuti-dan-dilarang-gunakan-fasilitas-negara-zvk4aapm1g.jpg Ketua KPU DKI Sumarno (Foto: Bayu Septianto)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta mengungkapkan kampanye tetap ada dalam putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Sehingga dengan adanya kampanye, pasangan calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) wajib untuk cuti.

"Gubernur dan wakil gubernur yang mencalonkan harus cuti dan dilarang gunakan fasilitas yang melekat (fasilitas negara)," kata Ketua KPU DKI Sumarno dalam diskusi Polemik Sindotrijaya bertajuk 'Kawal Pilkada DKI' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3/2017).

Menurut Sumarno, aturan dan ketentuan terkait cuti kampanye tak sepenuhnya menjadi kewenangan KPU. Dalam hal ini, KPU hanya menjalankan peraturan dan menentukan persoalan teknisnya saja.

"Sudah ada aturan. Kami tinggal menentukan pedoman teknis," ucapnya.

Sumarno menjelaskan, kampanye akan dilakukan tiga hari setelah penetapan pasangan calon yang lolos di putaran kedua atau pada 7 Maret 2017. Launching putaran kedua Pilgub DKI Jakarta diketahui akan dilaksanakan pada malam nanti.

Kampanye, lanjut Sumarno, dijadwalkan berakhir pada 15 April 2016 dan akan dilanjutkan masa tenang selama tiga hari. "16, 17, dan 18 April 2017 masa tenang," tukas Sumarno.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini