nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua KPU dan Bawaslu DKI Kok Ikutan Rapat Internal Timses Ahok-Djarot?

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 09 Maret 2017 21:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 03 09 338 1638836 ketua-kpu-dan-bawaslu-dki-kok-ikutan-rapat-internal-timses-ahok-djarot-IeJvtkd5C6.JPG Ketua KPU DKI Sumarno Hadir dalam Rapat Internal Timses Ahok-Djarot (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Tim pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat menggelar rapat internal dengan petinggi partai politik pendukungnya.

Juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni menuturkan, rapat ini memang tertutup makanya digelar secara internal. "Rapat internal dengan partai-partai dan tertutup bagi media," kata Toni saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/3/2017).

Namun, ada yang janggal dalam gelaran rapat tersebut lantaran hadirnya Ketua KPU DKI Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti. Di mana Sumarno datang pada pukul 15.30 WIB dan langsung menuju lift yang membawanya ke lantai 3 hotel lalu disusul Mimah Susanti.

Untuk apa mereka hadir pada pertemuan internal di Hotel Novotel sore tadi?

Usai pertemuan, Sumarno irit bicara ketika dikonfirmasi soal kehadiran mereka. Ia mengaku, hadir karena diundang untuk berdiskusi soal putaran kedua Pilgub DKI Jakarta pada 19 April 2017 mendatang. "Diskusi saja soal putaran kedua," kata Soemarno.

Berbeda dengan Sumarno, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti enggan berbicara kepada wartawan.

"Ini ada Bu Mimah Bawaslu, ini hanya membicarakan persiapan putaran kedua," ujar Sumarno.

Sementara, tim pemenangan Ahok-Djarot menyatakan kedatangan Ketua KPU dan Bawaslu DKI Jakarta dalam rapat internal timnya merupakan hal biasa.

Salah satu pimpinan Tim Ahok-Djarot, Nusron Wahid mengatakan, kedatangan Sumarno dan Mimah Susanti bukan untuk memengaruhi kredibilitas KPU dan Bawaslu DKI sebagai lembaga penyelenggara pemilu.

"KPU dan Bawaslu juga diundang paslon satu lagi untuk memberikan penjelasan, biasa itu mah," kata Nusron.

Nusron mengatakan, hal ini pernah dilakukan oleh partainya Partai Golkar yang pernah mengundang KPU untuk memberikan penjelasan terkait proses yang kurang lebih sama seperti yang dilakukan oleh KPU DKI dan timses paslon nomor urut dua.

"KPU juga diundang sama Golkar kok, seperti memberikan penjelasan pembagian dan perubahan dapil dan sebagainya, biasa itu mah," ujar Nusron.

Nusron menambahkan, rapat internal tertutup ini membicarakan pemetaan dan strategi jelang putaran kedua. "Siapa fokus siapa, pemetaan, siapa yang fokus (wilayah) Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Bagaimana meningkatkan dan mempertahankan suara di Jakarta Utara. Standar orang rapat. Penguatan timses-lah," tandasnya. (aky)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini