Share

Ya Ampun, 75% Anak di Kota Bogor Belum Memiliki Akta Kelahiran

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 16 Maret 2017 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 16 338 1644315 ya-ampun-75-anak-di-kota-bogor-belum-memiliki-akta-kelahiran-QqHONjfmQd.jpeg Ilustrasi (Okezone)

BOGOR – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor mencatat sebanyak 195.239 anak usia 0-18 tahun di wilayah Kota Bogor belum memiliki akta kelahiran.

Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dodi Ahdiat mengatakan, jumlah tersebut terhitung dari total 292.003 anak atau sekira 75% anak usia 0 sampai 18 tahun belum memiliki akta kelahiran.

Ada beberapa faktor yang membuat anak-anak tersebut belum memiliki akta kelahiran. Salah satunya masih kurang pemahaman masyarakat pentingnya akta kelahiran bagi anak.

"Mereka baru akan bikin saat butuh saja dengan kondisi waktu yang sudah terdesak, misalnya untuk pendaftaran sekolah, membuat BPJS Kesehatan, dan paspor," ujarnya, Kamis (16/3/2017).

Menurutnya proses pembuatan akta sangat mudah jika semua persyaratan lengkap dan gratis. Selain itu, ada beberapa penyederhanaan proses pembuatan bagi yang memiliki masalah.

Sebut saja, pencatatan kelahiran sejak 2014 sudah masuk dalam asas domisi (sebelumnya asas peristiwa) sehingga sekalipun lahir di kota lain, laporannya tetap di kota asal.

"Bagi yang kelahirannya sudah satu tahun bisa langsung ke Disdukcapil saja. Kami mengimbau masyarakat segera mengurus terutama yang baru lahir," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, angka kelahiran di Kota Bogor sangat tinggi mencapai 54 bayi setiap harinya. Jika lalai melakukan akselerasi pembuatan akta kelahiran akan terjadi penumpukan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bogor terus berupaya memenuhi persyaratan menjadi kota layak anak, salah satunya dengan pemenuhan hak akta anak.

"Ini demi masa depan anak-anak di Kota Bogor karena untuk penjaminan hak dan perlindungan hukum," pungkas Bima.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini