Ooohhhh, Pemprov DKI Enggan Jatuhkan Sanksi soal Lift Jatuh

Agregasi Jawapos.com, Media · Senin 20 Maret 2017 11:06 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 20 338 1647022 ooohhhh-pemprov-dki-enggan-jatuhkan-sanksi-soal-lift-jatuh-caBzuZU6dt.jpg Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Peristiwa nahas akibat jatuhnya lift di Blok M Square, Jakarta Selatan membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI lebih wawas diri. Kendati begitu, Pemprov masih berhati-hati sebelum memberikan sanksi kepada pihak pengelola mal atas kejadian tersebut.

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Sumarsono mengatakan, setidaknya ada tiga langkah awal yang dilakukan Pemprov terkait peristiwa jatuhnya lift. Pertama adalah menyelamatkan 25 korban. "Yang penting selamatkan korban, lalu setelah dibawa ke RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) sekarang semua sudah dioperasi selesai," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Senin (20/3/2017), dikutip dari Jawa Pos.

Kedua, pria yang karib disapa Soni itu menjamin korban tidak mengeluarkan satu sen pun untuk biaya pengobatannya. Dia berujar bahwa seluruh dana perawatannya ditanggung manajemen Blok M Square.

"Pemprov DKI ikut ambil bagian memastikan mereka korban dirawat baik dan tidak perlu membayar. Itu semua sudah oke," ujarnya.

Selanjutnya, Soni hanya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki musabab jatuhnya lift dari lantai satu ke UG tersebut sebelum memberikan sanksi. Ketiga, kata dia, Pemprov akan membahas perihal audit pemeliharaan dan konstruksi lift bangunan di Jakarta dalam rapat pimpinan hari ini.

Dalam rapat itu juga diakuinya, bakal melakukan persiapan pengecekan perusahaan-perusahaan audit integritas bangunan. Dia menduga perusahaan audit terkait kualitas bangunan saat ini banyak yang abal-abal. "Maka kita akan cek keseluruhan termasuk lift-lift Pasar Jaya misalnya yang terkait dengan DKI akan kita audit secara teknis maupun manajemen," katanya.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini