Perindo DKI: Kampanye Hitam Merupakan Bentuk Kepanikan

Achmad Fardiansyah , Okezone · Kamis 23 Maret 2017 10:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 03 23 338 1649763 perindo-dki-kampanye-hitam-merupakan-bentuk-kepanikan-B0QLdkX518.jpg Ilustrasi

JAKARTA – Maraknya berita hoax yang ditujukan kepada calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno dinilai sebagai bentuk kepanikan pihak lawan.

Sekjen DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Ramdhan Alamsyah mengatakan, penyebaran fitnah dan kampanye hitam ini merupakan kepanikan lawan di tengah elektabilitas Anies-Sandi semakin melesat meninggalkan cagub dan cawagub petahana.

"Black campaign menyebarkan fitnah ini menunjukkan pihak lawan tidak percaya diri makanya gunakan kampanye hitam tinggi sekali karena panik takut kalah," katanya kepada Okezone, Kamis (23/3/2017).

Dengan cara-cara ini, Ramadhan melanjutkan, pihak lawan menganggap sebagai jurus jitu untuk mengembosi elektabilitas paslon nomor urut 3 tersebut.

"Begini ketika kampanye hitam baik melalui sosmed maupun selebaran, itu cara mengembosi elektabilitas Anies-Sandi. Jadi, upaya-upaya menjatuhkan picik seperti itu black campaign menyebarkan fitnah," katanya.

Sebelumnya diberitakan, beredar kontrak politik Syariat Islam yang melibatkan Anies-Sandi. Namun, Wakil Ketua Tim Hukum Anies-Sandi, Yupen Hadi, menegaskan bahwa kontrak politik tersebut adalah hoax.

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini