Duh... Keluarga Pasien RSUD Bekasi Susah Sewa Mobil Jenazah

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 24 Maret 2017 02:28 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 24 338 1650633 duh-keluarga-pasien-rsud-bekasi-susah-sewa-mobil-jenazah-mEEyluoB0Y.jpg Ilustrasi (dok. Okezone)

BEKASI - Sejumlah keluarga pasien di RSUD Kota Bekasi mengeluhkan minimnya armada ambulans di rumah sakit tersebut. Akibatnya, pasien harus menyewa ambulans swasta yang harganya mencapai Rp1,5 juta untuk mengantar pasien.

Salah seorang keluarga pasien Citra (29) mengatakan, saat mengurus jenazah anggota keluarganya yang meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi, pihak RS menyarankan untuk menggunakan ambulans swasta.

"Ambulans swasta harganya sekali antar jenazah dari RSUD ke rumah itu Rp1,5 juta. Pihak RSUD beralasan ambulans milik mereka penuh dan sedang beroperasi semua," kata warga Bekasi Timur, Kota Bekasi ini, Kamis, 23 Maret 2017.

Menurut Citra, peristiwa ini tidak terajdi sekali, sejumlah pasien yang sempat satu ruang medis dengan anggota keluarganya mengeluhkan juga kejadian serupa. Para pasien selalu diarahkan ke kendaraan ambulans milik perorangan.

“Petugas rumah sakit beralasan ambulans RSUD semuanya sibuk. Masak tiap kali ada pasien selalu sibuk,” ujarnya.

Informasi yang didapat tarif untuk ambulans milik RSUD besarannya Rp100 hingg Rp300 ribu untuk mengantar pasien atau jenazah dalam kota. Tapi, tarif untuk mengantar keluar daerah dikenakan Rp350.000 hingga Rp 1 juta. RSUD Kota Bekasi hanya memiliki 12 ambulans. Namun, tiga diantaranya rusak, sembilan kendaraan beroperasi.

Ketika di konfirmasi ke pihak RSUD Kota Bekasi tak ada tanggapan sama sekali. Sejumlah pejabat rumah sakit pelat merah tak mau merespons pertanyaan wartawan.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Kusnanto Saidi menyatakan RSUD Kota Bekasi sebenarnya memiliki armada ambulans yang cukup untuk melayani warga. “Sebenarnya jumlahnya cukup kendaraan ambulan milik RSUD Kota. Makanya saya bingung kok bisa tidak ada,” kata Kusnanto.

Kusnanto mengaku, segera melakukan pengecekan ke RSUD Kota Bekasi terkait keberadaan operasional ambulans. Karena, yang beroperasi saat ini mencapai sembilan ambulans. “Tiga kendaraan sedang rusak,” ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini