Share

Sejumlah Tikus Kecil Mati Setelah Dilempar Mahasiswa Ke DPR

Agregasi Jawapos.com, Media · Kamis 30 Maret 2017 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 30 338 1654738 sejumlah-tikus-kecil-mati-setelah-dilempar-mahasiswa-ke-dpr-MzHIivNGoX.jpeg Tikus dan uang yang dilempar peserta aksi. (Foto: Jawapos.com)

JAKARTA - Sejumlah mahasiswa yang tergabung daa gerakan mahasiswa bela rakyat (GMBR) melempar belasan tikus putih ke dalam Gedung Parlemen. Itu menjadi salah satu rangkaian dari aksi demonstrasi yang digelar sejak pagi di depan gedung yang ditempati wakil rakyat.
Koordinator aksi Abdul Hakim (22) mengatakan, pelemparan tikus yang sudah diikat uang seribu dan dua ribuan itu sebagai simbol bahwa di DPR banyak oknum yang terindikasi kuat melakukan tindakan korupsi.
"Ini simbol. Di dalam sini jangan lagi terulang kembali oknum DPR, banyak anggota DPR yang korupsi," ujarnya kepada JawaPos.com di depan gerbang utama Gedung Parlemen, Kamis (30/3).
Sayangnya, aksi simbolis itu menyebabkan sejumlah tikus mati terbentur ke tanah. Saat ditanyai nasib tikus yang mati itu, Abdul menanggapi santai. "Biarkan. Insyaallah tikus mematikan mereka yang makan uang rakyat," tegas pria kelahiran Maluku itu.
Kata dia, pelemparan tikus itu sudah cukup representatif. Dia berharap agar para anggota legislatif yang terindikasi korupsi malu akan perbuatannya. "Kalau nggak malu lagi dengan tikus ini berarti akan kami kirim tikus besar. Besok kami aksi lagi," pungkas Abdul. 

JAKARTA - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalama Gerakan Mahasiswa Bela Rakyat (GMBR) melempar belasan tikus putih ke dalam Gedung Parlemen.

Itu menjadi salah satu rangkaian dari aksi demonstrasi yang digelar sejak pagi di depan gedung yang ditempati wakil rakyat.

Koordinator aksi Abdul Hakim (22) mengatakan, pelemparan tikus yang sudah diikat uang seribu dan dua ribuan itu sebagai simbol bahwa di DPR banyak oknum yang terindikasi kuat melakukan tindakan korupsi.

"Ini simbol. Di dalam sini jangan lagi terulang kembali oknum DPR, banyak anggota DPR yang korupsi," ujarnya di depan gerbang utama Gedung Parlemen, seperti dikutip dari Jawapos.com, Kamis (30/3).

Sayangnya, aksi simbolis itu menyebabkan sejumlah tikus mati terbentur ke tanah. Saat ditanyai nasib tikus yang mati itu, Abdul menanggapi santai.

"Biarkan. Insyaallah tikus mematikan mereka yang makan uang rakyat," tegas pria kelahiran Maluku itu.

Kata dia, pelemparan tikus itu sudah cukup representatif. Dia berharap agar para anggota legislatif yang terindikasi korupsi malu akan perbuatannya.

"Kalau nggak malu lagi dengan tikus ini berarti akan kami kirim tikus besar. Besok kami aksi lagi," pungkas Abdul. 

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(dnb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini