nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Tiga Alasan Bawaslu DKI Harus Percepat Proses Hukum Kasus "Hujan Sembako"

Reni Lestari, Jurnalis · Jum'at 28 April 2017 17:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 04 28 338 1678865 ini-tiga-alasan-bawaslu-dki-harus-percepat-proses-hukum-kasus-hujan-sembako-BeKxR1MrKB.jpg "Hujan Sembako" di Pilkada DKI (Foto: Ist)

JAKARTA - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta kurang tanggap menangani laporan dugaan politik uang dalam penyebaran sembako pada hari tenang Pilkada putaran kedua lalu. Hal tersebut diduga dilakukan oleh simpatisan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Karenanya, ACTA melaporkan Bawaslu DKI ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pilkada (DKPP) ata dugaan pelanggaran kode etik tersebut.

Juru Bicara ACTA Hendarsam Marantoko menjelaskan, ada tiga hal yang membuat pihaknya mendesak Bawaslu mempercepat proses hukum kasus ini. Pertama, terkait penegakan hukum.

"Hukum harus ditegakkan. Terlepas dari kita sudah tahu itu ada pemenangnya siapa tapi hukum harus ditegakkan," kata Hendarsam di Gedung DKPP, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).

Kedua, tindakan tegas pengawas pemilu di Jakarta akan memberi pesan efek jera dan menghindari hal yang sama terulang. Hal ini juga bisa dijadikan contoh bagaimana penegakkan hukum dalam pemilu dilaksanakan di daerah-daerah lain.

"Ini bisa menjadi pembelajaran bagi para pelaku tindak pidana money politics untuk melihat bahwa ada efek jera terhadap mereka, sehingga di kemudian hari apabila ada perhelatan demokrasi seperti ini lagi tidak akan dilakukan," ujar dia.

Ketiga, praktik politik uang ini membuktikan bahwa masyarakat Jakarta sudah cerdas dan suaranya tak mampu dibeli oleh materi. Pasalnya, meski diduga pelaku adalah simpatisan pasangan nomor urut 2, tetapi yang bersangkutan tidak meraih kemenangan.

"Mereka (warga DKI) sudah cerdas, sudah punya keyakinan sendiri, mereka sudah tahu siapa kira-kira yang lebih baik. Jadi tiga hal ini yang menurut kami merupakan sesuatu yang memang kami tonjolkan," pungkas Hendarsam.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini