nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahok-Djarot Paslon yang Paling Banyak Dilaporkan ke Bawaslu DKI

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 03 Mei 2017 18:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 03 338 1682369 ahok-djarot-paslon-yang-paling-banyak-dilaporkan-ke-bawaslu-dki-Jfs1Uq9oxm.jpg Bawaslu DKI saat jumpa pers (foto: Putera/Okezone)
 

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI mengungkapkan pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, menjadi pihak yang paling banyak dilaporkan selama Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Jakarta.

"Setelah dijumlahkan pada putaran pertama dan kedua ada 53 jumlah laporan kepada pasangan Ahok-Djarot," kata Komisioner Bawaslu DKI, Muhammad Jufri, saat merilis hasil penanganan pelanggaran di Kantor Bawaslu DKI, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (3/5/2017).

Sementara itu, untuk paslon Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebanyak 12 kali laporan. Sedangkan, paslon Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno menempati posisi kedua dengan 22 laporan.

Tak hanya paslon, pelaporan juga mengarah pada penyelenggara negara, setidaknya ada 76 laporan yang masuk ke Bawaslu DKI. Sedangkan, pelaporan yang jumlahnya paling tinggi adalah masyarakat, ada 143 laporan yang ditangani oleh Bawaslu DKI.

"Paling banyak masyarakat 143 maksudnya tidak terkait tim paslon. Masyarakat di sini seperti memasang spanduk, lalu penceramah di tempat ibadah, dan pembagi sembako," jelas Jufri.

Kemudian, Bawaslu DKI juga merilis jumlah klasifikasi pelaporan yang dilakukan selama putaran pertama dan kedua. Paslon Agus-Sylvi ternyata tidak pernah melakukan pelaporan apa pun. Sedangkan, Ahok-Djarot sebanyak 27 kali. Untuk, Anies-Sandi sendiri 26 kali.

Dan yang paling tinggi adalah temuan para pengawas pemilu di lapangan, yang mencatat ada 155 dugaan pelanggaran. Lalu, 97 pelaporan dari masyarakat dan tiga dari pihak pemantau.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini