Pedagang Buah di Tanah Abang: Pak Satpol PP Jangan Bawa Gerobak Saya

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 15 Mei 2017 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 15 338 1691636 pedagang-buah-di-tanah-abang-pak-satpol-pp-jangan-bawa-gerobak-saya-pxVUqpChwN.jpg Satpol PP saat membawa gerobak buah (foto: Reza/Okezone)
 

JAKARTA - Sebanyak 340 personel gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, mengelar operasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, tepatnya di Jalan Jatibaru Raya, Kebon Jati dan Tanah Rendah, Jakarta Pusat.

Saat petugas datang, sekumpulan PKL langsung membereskan barang dagangannya sebelum aparat gabungan mengangkut barang-barang mereka. Namun sayang, para pedagang lebih lincah ketimbang petugas. Mereka berhasil mengamankan barang-barang dagangannya dan masuk ke gang-gang sempit di lokasi tersebut.

Tak semuanya berhasil kabur, masih ada beberapa pedagang yang bernasib kurang baik, salah satunya Miskun (36), yang merupakan pedagang buah di kawasan tersebut.

Ia mengungkapkan, ketika petugas gabungan datang, dirinya menyatakan tidak sedang mangkal di pinggir trotoar, melainkan hanya tengah beristirahat di tempat itu. Tanpa basa-basi, petugas tetap langsung mengangkat‎ gerobak miliknya ke atas mobil bak terbuka, sementara petugas lainnya mencoba menenangkan Miskun.

"Pak jangan dibawa, kan saya cuma istirahat saja, enggak mangkal kok pak," ucap Miskun, sambil menarik-narik gerobaknya, Senin (15/5/2017).

Sementara itu, Kasie PPNS dan Penindakan Satpol PP, Santoso, mengatakan bahwa petugas gabungan hanya berhasil mengamankan 10 PKL yang mangkal di tempat itu. Jumlah ini tidak selaras dengan banyaknya aparat yang diterjunkan.

Rincian personel gabungan yang diterjunkan terdiri dari 40 anggota Satpol PP tingkat Kecamatan Tanah Abang, 80 anggota Satpol PP tingkat kota, 100 anggota tingkat provinsi, dan 20 dari jajaran TNI-Polri, serta 100 anggota dari anggota Dishub.

Santoso mengklaim, penurunan jumlah PKL yang diamankan ini disebabkan karena intensifnya aparat melakukan pemantauan di kawasan Tanah Abang.

"Kami mengamankan 10 PKL, tapi lapak-lapak yang kami tertibkan cukup banyak. Jumlahnya (PKL yang diamankan) menurun drsastis untuk pelanggarnya karena kami terus melakukan pengawasan setiap hari di sini," pungkas Santoso.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini