Share

Warga Tak Tahu 'Hilangnya' Motor Pelat Merah di Lokasi Pesta Gay

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 24 Mei 2017 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 24 338 1698667 warga-tak-tahu-hilangnya-motor-pelat-merah-di-lokasi-pesta-gay-91p6Yq94He.jpg Motor pelat merah terparkir di lokas pesta kaum gay di Atlantis Gym, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Foto: Puteranegara Batubara/Dok Okezone)

JAKARTA – Motor berpelat merah yang terparkir di Atlantis Gym yang menjadi tempat pesta kaum gay bertemakan ‘The Wild One’ masih meninggalkan misteri. Pasalnya, hingga saat ini belum diketahui siapa pemiliknya.

Motor pelat merah yang merupakan kendaraan dinas yang diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) itu sebelumnya sempat diamankan dengan dipasangi garis polisi dan polisi militer di bangunan yang beralamat di Ruko ‎Kokan 15-16 Permata, Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Blok B, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Karyawan PT Kas Ekspress, Yanto (33) mengatakan sebagai petugas yang bekerja di sebelah gedung pesta sesama jenis itu, tidak mengetahui kapan motor dengan pelat nomor B 6469 POQ itu diambil oleh pemiliknya.

"Saya tak tahu kapan ambilnya, paginya (Selasa 23 Mei) saya lihat sudah diambil," kata Yanto saat berbincang di lokasi, Rabu (24/5/2017).

Menurut Yanto, ketika Senin 22 Mei 2017 memang ada belasan orang yang secara bergerombol datang ke lokasi ini dan langsung mengambil kendaraannya masing-masing dengan merusak garis aparat yang terbentang.

Namun, Yanto menjelaskan, karena kondisi sudah gelap sehingga dia tidak terlalu bisa memperhatikan motor berpelat merah itu. Apalagi, ketika itu ada insiden satu motor menabrak taksi yang sedang melintas di depan ruko berlantai empat tersebut.

"Mungkin pas rame-rame (Senin 22 Mei 2017) ambil motor itu. Lagi pula kan malam jadi tidak kelihatan apalagi ada insiden tabrakan taksi itu," tutup Yanto.

Sekadar diketahui, setelah penggerebekan di Atlantis Gym yang mengungkap adanya pesta kaum gay, setidaknya di sana ada 37 motor, satu mobil, dan dua unit sepeda. Di antara 37 kendaraan roda dua itu, ada satu motor Supra X berpelat merah dengan nomor seri B 6469 POQ.

Saat ini, polisi telah menetapkan sepuluh orang tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah empat pengelola usaha ‎Atlantis yang berkedok tempat fitnes, empat penari striptis, dan dua orang pengunjung yang ditangkap menari striptis bersama pelaku lainnya.

Tak hanya itu, polisi juga amankan lima orang lainnya yang terindikasi positif narkoba. Hingga saat ini, aparat masih terus melakukan pendalaman.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini