Share

Astaga! Pelaku Pedofilia pada Anak Kandung Ini Tergabung di Jaringan Internasional

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 24 Mei 2017 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 24 338 1699151 astaga-pelaku-pedofilia-pada-anak-kandung-ini-tergabung-di-jaringan-internasional-qYCFlpUIxH.jpg Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Pedofilia yang Dilakukan Anak Kandung (Foto: Achmad/Okezone)

JAKARTA - Direktorat Krimsus Polda Metro Jaya berhasil membongkar kasus pedofilia yang disebarkan melalui media sosial. Parahnya, pelaku merupakan ayah korban.

"Pelaku Agus Iswanto alias Denny Agus, asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, telah melakukan pelecehan seksual terhadap anaknya yang berinisial DAE (17)," katanya di Main Hall Polda Metro Jaya, Rabu (23/5/2017).

Menurut Wahyu, pelaku sudah melakukan aksinya sejak korban berusia 11 tahun. "Setelah berusia 11 tahun, korban mulai ditiduri oleh pelaku," terangnya.

Dalam pengungkapan aksi bejat tersebut, polisi menelusuri dari aplikasi media sosial Skype milik pelaku yang mempertontonkan hubungan badan terlarang itu. "Pelaku diketahui melakukan kegiatan persetubuhan dengan via live streaming Skype, baik Skype grup maupun Skype personal," ungkapnya.

Selain melakukan hubungan badan dengan anaknya sendiri, pelaku juga melakukan hal serupa dengan keponakannya berinisial DAL yang baru menginjak usia 10 tahun.

"Tersangka kemudian menyebarkan video dokumentasi persetubuhannya itu melalui 93 grup media sosial pedofil internasional. Di mana anggota-anggotanya berasal dari berbagai negara di dunia, di antaranya adalah Amerika Serikat dan Kosta Rika," ungkapnya.

Dari aplikasi medsos itulah pihak kepolisian dapat mengendus aksi pelaku, sehingga pelaku berhasil ditangkap di desa Kembang Umbut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada 6 Mei 2017.

Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi mengungkap bahwa kejadian yang dialami DAE (17) dan DAL (10) merupakan bentuk kejahatan terhadap anak semakin modern. "Ini adalah pelajaran buat kita, jangan sampai hanya untuk kepuasan seksual anak sendiri jadi korban," tegas Kak Seto di Main Hall Polda Metro Jaya.

Kini pelaku sudah diamankan oleh Krimsus Polda Metro Jaya, ditangan pelaku polisi mengamankan 1 buah laptop dan 3 handphone yang diduga milik pelaku.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini