nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bom Kampung Melayu Momentum Bangun Kebersamaan Melawan Terorisme dan Radikalisme

Reni Lestari, Jurnalis · Jum'at 26 Mei 2017 07:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 26 338 1700114 bom-kampung-melayu-momentum-bangun-kebersamaan-melawan-terorisme-dan-radikalisme-Fv4BxaHlFT.jpg

JAKARTA - Bom yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur harus menjadi momentum kebersamaan dari seluruh anak bangsa untuk memulai gerakan perlawanan baru terhadap terorisme dan radikalisme. Kewaspadaan gejala radikalisasi juga harus ditingkatkan.

“Ini harus jadi momentum perlawanan bagi seluruh elemen melawan terorisme dan radikalisme. Kita jangan takut tapi harus selalu waspada terhadap bahaya. Saatnya kita bersatu, dan berikan dukungan penuh kepada BIN, Polri, TNI, BNPT, dan kementerian terkait dalam rangka deteksi dini, penindakan hingga deradikalisasi,” kata anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Evita Nursanty dalam keterangannya, Jumat (26/5/2017).

Menurut Evita, masyarakat bisa secara proaktif untuk melaporkan peristiwa-peristiwa yang mencurigakan di sekitarnya, ikut serta dalam upaya pencegahan dan pendukungan deradikalisasi, termasuk dengan tegas menolak kegiatan yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa, yang menghalalkan kekerasan dalam aksinya.

“Intelijen kita saya yakin sudah melakukan deteksi dini, tahu akan terjadi tapi lokasi persisnya masih belum clear. Teror itu bisa dimana saja dan kapan saja,” ujar Evita.

Namun demikian, ia enggan berspekulasi mengenai kelompok mana yang bermain dalam aksi teror kali ini, termasuk apakah ada kaitan dengan yang di aksi Manchester maupun Filipina. Dia pun meminta publik untuk menunggu hasil olah TKP dan investigasi lebih jauh. Hanya saja, menurutnya, setiap aksi teror memiliki kesamaan gagasan untuk memaksakan kehendak melalui kekerasan.

“Kejadian di Terminal Kampung Melayu ini telat sehari dari yang terjadi di negara lain, apakah ada hubungan kita tidak tahu, tapi ini harus diusut tuntas, termasuk siapa di belakangnya. Seperti kata Pak Presiden harus dibongkar karena ini sudah sangat keterlaluan,” kata Evita.

"Yang terpenting sekarang mari kita para elite, para tokoh masyarakat mari kita dukung BIN juga Polri dan aparatur lain. Teroris musuh kita bersama, kita harus memberikan kontribusi agar kejadian teror tidak terulang kembali," tukas Evita.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini