Share

Ngotot Banding Vonis Ahok, Kejaksaan Harus Beri Penjelasan Rasional ke Publik

Bayu Septianto, Okezone · Rabu 07 Juni 2017 06:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 07 338 1709477 ngotot-banding-vonis-ahok-kejaksaan-harus-beri-penjelasan-rasional-ke-publik-AkIsWZbNIa.jpg Ahok dalam persidangan (foto: Okezone)

JAKARTA - Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno berharap Kejaksaan memberikan penjelasan ke publik terkait langkah Kejaksaan yang tetap mengajukan banding terhadap vonis dua tahun penjara yang diterima terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), padahal Ahok sendiri telah mencabut bandingnya.

Penjelasan tersebut, lanjut Adi haruslah rasional sehingga publik dapat memahami bahwa sikap Kejaksaan tersebut tak ada unsur politisnya.

"Pertama, di negara hukum, tentu saja kita harus hormati hak hukum yang dimiliki kejaksaan untuk melakukan banding. Pada saat bersamaan, kejaksaan harus memberikan alasan rasional yang bisa diterima publik bahwa alasan banding tersebut adalah murni atas dasar pertimbangan hukum, bukan pertimbangan politis atau memihak," ucap Adi kepada Okezone, Rabu (7/6/2017).

Adi menilai hal yang wajar kala publik mempertanyakan independensi Kejaksaan dalam perkara Ahok ini. Pasalnya Ahok melalui kuasa hukumnya telah mencabut memori banding yang sempat diajukannya itu. Bahkan, Ahok juga telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Sebab, Ahok sudah mencabut gugatan bandingnya. Ini malah kejaksaan yang sibuk mau banding perkara Ahok. Jadi cukup wajar jika publik menuding kejaksaan 'main mata' dalam kasus ini," tukasnya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini