Ruko Bekas Pesta Gay 'The Wild One' Kelapa Gading Masih Digaris Polisi

Taufik Fajar, Okezone · Rabu 07 Juni 2017 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 07 338 1709643 ruko-bekas-pesta-gay-the-wild-one-kelapa-gading-masih-digaris-polisi-nc0iDvTeun.jpg Garis polisi masih terpasang di ruko Kokan Permata, tempat pesta gay 'The Wild One' (Foto: Taufik/Okezone)

JAKARTA- Garis Polisi masih terpampang di Ruko ‎Kokan Permata, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, tempat pesta gay yang bertajuk 'The Wild One' pada 22 Mei 2017 lalu.

Pantauan Okezone di lokasi, ruko berwarna cokelat tua berlantai tiga itu masih dipasangi oleh garis polisi yang membentang di seluruh gedung. Terlihat, juga masih ada dua motor yang terparkir di tempat fitnes di Ruko ‎Kokan 15-16 Permata Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Blok B Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Salah satu sekuriti Ruko Kokan, Mardi mengatakan, Selain garis polisi, masih ada dua dua motor yang tersisa yang belum diambil pemiliknya di lokasi. “Sampai saat ini masih ada garis polisi di sini dan dua motor yang masih tersisa itu milik tersangka yang ditahan di Polres Jakut," ujar Mardi di Ruko Kokan 15-16 Permata Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Blok B Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Rabu (7/6/2017).

Seperti diketahui, Polres Jakarta Utara sudah menetapkan 10 tersangka. Seluruh tersangka itu empat di antaranya pengelola usaha ‎Atlantis yang berkedok tempat fitnes, empat orang penari striptis. Sementara dua orang lainnya adalah pengunjung yang ditangkap menari striptis bersama.

Para tersangka dijerat dengan ‎UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman kurungan selama 10 tahun penjara. Sementara untuk penyedia lokasi dijerat dengan undang-undang yang sama, namun dikenakan pula dengan Pasal 4 Ayat 2 dengan hukuman enam tahun penjara.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini