nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Astaga.. Duit Hasil Perampokan Sadis di Daan Mogot Sudah Ada yang Dibelanjakan

Salsabila Qurrataa'yun, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 21 338 1722030 astaga-duit-hasil-perampokan-sadis-di-daan-mogot-sudah-ada-yang-dibelanjakan-5coyWk60ah.jpg

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut hasil dari perampokan yang berujung penembakan Davidson Tantono (30) di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat sudah dibagi-bagi. Bahkan, diantara tersangka, ada yang sudah membelanjakan duit haram tersebut.

"Uang itu dibawa kemana ya kan awalanya dibagi Rp14 juta. Ada dipakai untuk beli TV ada, beli motor juga ada. Ini sedang kami kembangkan lagi, uang itu kemana saja," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (21/6/207).

Sementara untuk dana operasional sebelum melakukan kejahatan, Argo menyebutkan hasil patungan dari seluruh anggota. Sehingga uang tersebut dipakai untuk biaya sewa mobil dan tempat tinggal. 

"Setelah uang yang dirampok itu sudah berhasil, nanti dikeluarkan dulu untuk sewa-sewa semua . (Dibayarin semua) untuk sewa hotel, mobil, nanti keuntungan baru dibagi," sambungnya. 

RCL, salah satu tersangka perempuan, memiliki peran sebagai pencari kos-kosan atau mencari tempat safe house. Tempat itu, juga dijadikan ruang rapat dan pertemuan.

"Kemudian setelah bekerja, ada hasil kemudian ke situ lagi. Safe housenya berpindah-pindah," tutupnya. 

Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan tiga pelaku yang menewaskan Davidson Tantono (30) yakni N.Z.R berperan sebagai pengawasan dan penghambat pelaku, lalu R.C.L perempuan yang berperan menyediakan tempat berkumpul para pelaku. Kemudian S.F. L berperan sebagai kapten atau eksekutor. Namun kapten dari tindak kriminal ini telah tewas ditembak petugas. 

Dari kasus penembakan SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, Argo menyebutkan pihaknya telah mengamankan narang bukti berupa 3 HP merek Samsung, 3 HP merek Nokia, Uang Tunai senilai Rp6 juta yang merupakan uang hasil kejahatan dan jaket yang digunakan S.F.L. 

Sebagaimana diketahui, Davidson Tantono (30) yang merupakan bos koperasi tewas ditembak pelaku dalam perampokan di SPBU Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 8 Juni 2017. Uang senilai Rp300 yang baru saja diambil dari bank berhasil dibawa pelaku.

Saat dirampok, Davidson sempat bersitegang dengan perampok untuk mempertahankan tas miliknya yang ingin dicuri komplotan bandit tesebut. Akibatnya, Davidson ditembak di kepalanya bagian belakang hingga tewas. (sym)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini