nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kakek Cabuli 12 Bocah, Iming-imingi Korban Uang Rp2 Ribu

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 14:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 07 338 1730940 kakek-cabuli-12-bocah-iming-imingi-korban-uang-rp2-ribu-ga8sN6IGlG.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dalam beraksi, kakek 60 tahunan, Zul alias Babe mengiming-imingi belasan korbannya dengan uang Rp2.000. Modusnya itu berhasil membuat 12 orang anak di di kawasan Peninggaran, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan jadi korban nafsu syahwat kakek yang sudah tak beristri ini.

Babe mengaku melakukan perbuatannya itu karena tak tahan menahan hasrat seksualnya. Namun, dia tak mau bila disebut paedofil karena sebelumnya dia telah berumah tangga dan memiliki dua orang anak.

"Itu karena istri saya meninggal 14 tahun lalu, sekitar tahun 2002. Makanya saya tak ada pelampiasan (hasrat seksual) lagi," katanya.

Dia menambahkan, aksi bejatnya itu baru dilakukan selama sebulan lebih. Dia juga mengaku, sudah melakukan hal itu sebanyak 10 kali pada anak yang berbeda. Dia pun mengaku khilaf dan menyesal melakukan perbuatan bejat tersebut.

Wakapolsek Metro Kebayoran Lama, AKP Budi Sutiyono mengatakan, pihaknya telah membekuk Babe. Adapun modus pelaku ini adalah dengan cara mengajak anak-anak untuk ikut membantunya berjualan di pasar malam dekat rumahnya. Korban pencabulannya itu rata-rata berusia 5 hingga 8 tahunan.

"Jadi anak-anak kecil itu diajak pelaku berdagang, tapi korban malah dicabuli oleh pelaku. Pelaku ini berjualan dengan menggunakan mobil, dalam mobil itulah perbuatan keji itu dilakukan pada korbannya," terang Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Menurut Budi, kebanyakan korban tinggal tak jauh dari rumah pelaku, aksi bejat itu juga disadari orang tua korban. Baru saat ada sejumlah anak yang merasakan sakit dan berdarah di bagian kelaminnya, korban tersebut bercerita tentang peristiwa pencabulan yang dialaminya itu kepada orang tuanya.

"Namun, tidak semuanya melapor ke polisi, hanya enam anak yang melapor, rata-rata korban berusia 5-8 tahun. Pelaku kami jerat dengan pasal perlindungan anak," tuturnya.

Budi menjelaskan, dari hasil visum pada korban, terdapat luka lecet pada kemaluannya. Polisi pun terus mengembangkan kasus yang dilakukan Babe tersebut hingga saat ini.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini