nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Reka Ulang Perampokan Sadis di SPBU Daan Mogot, Tersangka Peragakan 34 Adegan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 22 Juli 2017 13:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 22 338 1741971 reka-ulang-perampokan-sadis-di-spbu-daan-mogot-tersangka-peragakan-34-adegan-oWBKIOekg5.jpg SPBU di Daan Mogot sesaat usai perampokan Davidson (Sindonews)

JAKARTA - Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi perampokan sadis yang menewaskan bos koperasi Davidson Tantono di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat. Setidaknya, ada 34 adegan yang diperagakan tersangka dalam reka ulang kasus tersebut.

Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto mengatakan, rekonstruksi itu dimulai dari bank, traffic light, SPBU, kemudian di jalan tol, dan di kediaman para pelaku yakni salah satu apartemen. "Adegan ini ada 34 kali," ujar Didik di sela rekonstruksi kasus, Sabtu (22/7/2017).

Rekonstruksi perampokan tersebut merupakan bagian dari penyidikan untuk menggali keterangan saksi, para tersangka dengan fakta yang ada di lapangan, untuk melengkapi berkas perkara. "Rekonstruksi merupakan suatu kelengkapan," ucap dia.

Didik berharap dalam waktu dekat berkas perkara perampokan itu akan segera lengkap dan dilimpahkan ke kejaksaan. "Berkas perkara dalam waktu dekat dikirimkan ke JPU, semoga berkas ini cepat selesai dan lengkap," papar dia.

Polisi masih terus mengejar pelaku perampokan Daan Mogot lainnya yang masih buron. "Tim melakukan pengejaran kepada pelaku, kami mengimbau kepada pelaku yang sudah teridentifikasi untuk menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Sementara masih sementara dalam rilis yang dulu, keterangan tersangka kita lakukan. Termasuk hari ini untuk menggambarkan mengambil peran tersangka," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, perampokan sadis di SPBU Daan Mogot menewaskan Davidson Tantono, warga Tangerang, Banten, pada 9 Juni 2017. Korban tewas ditembak perampok usai mengambil uang tunai di sebuah bank tak jauh dari lokasi. Pelaku berhasil membawa uang ratusan juta rupiah milik korban.

Tujuh tersangka telah ditangkap polisi, dua di antaranya tewas ditembak aparat. Hasil penyidikan diketahui bahwa pelaku sudah mengincar korban. Uang hasil perampokan itu kemudian dibagi-bagi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini