nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Perampok Sadis Daan Mogot Masih Buron, Polisi Ancam Tembak jika Tak Menyerah

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 22 Juli 2017 16:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 22 338 1742034 7-perampok-sadis-daan-mogot-masih-buron-polisi-ancam-tembak-jika-tak-menyerah-CLECwjnPUi.jpg SPBU di Daan Mogot sesaat usai perampokan Davidson (Sindonews)

JAKARTA - Polda Metro Jaya selesai mereka ulang atau rekonstruksi perampokan sadis terhadap Davidson Tantono di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat. Ternyata, masih ada tujuh pelaku lagi yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka diminta menyerahkan diri, kalau tidak akan ditembak.

"Hasil dari pemeriksaan masih ada 7 (pelaku) lain masih ada dalam proses pengejaran," kata Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto di sela menggelar rekonstruksi perampokan di Daan Mogot, Sabtu (22/7/2017).

Ketujuh orang tersebut diduga kuat telah menerima fee sebanyak Rp14 juta dalam menjalankan tugasnya sebagai perampok. Uang tersebut diduga sudah dihabiskan untuk berfoya-foya.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono mengungkapkan, telah mengantongi identitas ke tujuh pelaku yang masih dikejar polisi.

Mereka adalah, Iwan beralamat di Padang Cermin, Lampung Selatan, kedua Yopi alias Engkoh alamatnya Teluk Betung Lampung Selatan‎, ketiga Al daerah Padang Cermin, Lampung Selatan.

Keempat Dedi kampung Hanura, Padang Cermin, Lampung Selatan. Kelima, Sunar asal Lampung tinggal di rumah istrinya di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Keenam Adi, Padang Cermin, Lampung Selatan dan ketujuh, Hendra, Kampung Hanura, Padang Cermin, Lampung Selatan.

"Ini peran (tujuh pelaku lainnya) tak begitu sentral. Yang sentral sudah ketemu semua. Yang berperan penting kena semua. Ini satu kecamatan. Ini satu komplotan," papar Aris.

Kepada para buronan ini, polisi mengimbau untuk segera menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib. Jika tidak, maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

"‎Kalau tak menyerahkan diri akan diberi tindakan tegas. Polisi sudah tahu keberadaannya. Kita orang action dan mengimbau kepada keluarganya, desanya. Keluarga sudah tahu yang 7. Polisi mengendus keberadaannya," tutup dia.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini