Share

Curi Bus Transjakarta, Pelaku Ngaku Bertindak karena Bisikan Makhluk Halus

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 27 Juli 2017 22:34 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 27 338 1745308 nekat-curi-bus-transjakarta-pelaku-ngaku-bertindak-karena-bisikan-makhluk-halus-B5eM8aXdoD.jpg SS dan bus transjakarta yang dibawa kabur tiba di Polsek Ciracas (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Bus Transjakarta yang dirampas di garasi pul Mayasari Bakti, Cijantung, Jakarta Timur, oleh seorang pria berinisial SS pada Selasa 25 Juli 2017 sekira pukul 13.00 WIB telah tiba di Polsek Ciracas.

Pantauan Okezone di lokasi, Kamis (27/7/2017), bus dengan nomor polisi itu telah terparkir di halaman Posek Ciracas  sejak pukul 21.00 WIB. Salah satu moda transportasi di Ibu Kota itu terlihat tampak ada bagian yang penyok di bagian sisi kiri belakang bus tersebut.

Kapolsek Ciracas Kompol Tuti Aini mengatakan, asal mulanya pelaku adalah sopir aktif di Transjakarta. Namun karena ia sering membawa bus secara ugal-ugalan, akhirnya pihak perusahaan mengubah statusnya menjadi pengemudi cadangan.

(Baca juga: Ini Modus Mantan Pegawai Nyolong Bus Transjakarta)


"Dia ini supir cadangan, gara-gara dia kalau nyupir suka nerobos lampu merah," ujarnya di lokasi.

Berdasarkan keterangan dari pelaku, lanjut dia, pelaku berani melakukan aksi tersebut karena mendapat bisikan-bisikan dari makhluk halus. Dari hasil itu, ia berani melakukan perilaku di luar nalar orang normal.

"Alasannya katannya dengar-dengar bisikan saja. Nanti akan kami dalami lagi besok pagi," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, pelaku dibekuk berdasarkan laporan pelacakan posisi bus merek Scania dengan menggunakan GPS. Laporan diterima oleh staf PT Mayasari Bhakti setelah kepolisian Pekalongan melihat keberadaan bus di Jalur Pantura.

Humas Transjakarta, Wibowo membenarkan adanya pencurian bus yang ditangkap di Jalur Pantura Pekalongan tersebut. menurut dia, pelaku tak lain merupakan salah satu pegawai di Mayasari Bakti.

"Bus yang dicuri merupakan bus milik Mayasari Bakti. PT Mayasari Bakti merupakan salah satu operator Transjakarta. Jadi yang bertanggung jawab soal ini bukan kami, namun PT Mayasarinya sendiri," ujarnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini