nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelar Rekonstruksi, Pelaku Penyelundupan 1 Ton Sabu Gunakan WNI Untuk Siapkan Fasilitas di Indonesia

Badriyanto, Okezone · Kamis 03 Agustus 2017 15:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 03 338 1749203 gelar-rekonstruksi-pelaku-penyelundupan-1-ton-sabu-gunakan-wni-untuk-siapkan-fasilitas-di-indonesia-F7lTzpyog8.jpg Ilustrasi penyelundupan narkoba 1 ton (Foto: Okezone)
 

JAKARTA - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi pengungkapan kasus penyelundupan 1 ton sabu internasional yang diduga dikendalikan bandar besar asal Tiongkok dan diselundupkan ke Indonesia melalui jalur laut di Kawasan Pantai Anyer, Serang, Banten.

Rekonstruksi yang dimulai dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Polisi menghadirkan tiga orang tersangka yakni Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li. Selama proses rekontruksi Chen Wei Cyuan menggunakan kursi roda karena mengalami luka tembak di bagian kaki kiri.

Sementara satu tersangka atas nama Lin Ming Hui diperankan oleh polisi karena tewas ditembak saat dilakukan penangkapan. Polisi juga menghadirkan saksi berinisial AN warga Indonesia yang menjemput para tersangka.

Dalam adegan tersebut, para tersangka berbincang-bincang dengan AN seorang warga negara Indonesia. Dari pintu keluar, mereka bergegas menuju parkiran untuk diantar menuju tempat penginapan di Perumahan Duta Garden, Juru Mudi Baru, Benda, Tangerang yang telah disewa AN Rp20 juta satu tahun.

Seperti diketahui, polisi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satu ton sabu di pantai Anyer, Serang Banten pada Kami 13 Juli 2017. Barang tersebut diselundupkan oleh empat orang warga negara asal Cina yakni Lin Ming Hui, Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu dan Hsu Yung Li.

Dalam penyergapan itu polisi menembak mati satu pelaku yakni Lin Ming Hui dan menyita sejumlah barang bukti berupa 27 kotak di Innova Gold dan 24 kotak di Innova hitam. Polisi juga berhasil mengamankan kapal Wanderlust yang mengangkut 1 ton sabu tersebut.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini