nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alamak! Bisnis Narkoba Kembali "Menggurita" di Kampung Ambon

Muhammad Iqbal, Jurnalis · Rabu 09 Agustus 2017 13:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 09 338 1752539 alamak-bisnis-narkoba-kembali-menggurita-di-kampung-ambon-i8kybQd5eQ.jpg foto: Illustrasi Okezone

JAKARTA - Penemuan narkotika jenis sabu seberat 60 Kilogram yang diletakan di mal kawasan Jakarta Barat membuat petugas membidik Perumahan Permata atau dikenal sebagai kampung Ambon yang berada di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal itu diketahui setelah dua orang yang diduga kuat pemilik barang haram tersebut hingga saat ini belum dapat diamankan. Selain itu, masyarakat sekitar juga merasa curiga dengan aktifitas di Kampung Ambon tersebut.

Aktifitas di Kampung Ambon memang banyak mengundang kecurigaan masyarakat sekitar. Karena banyaknya kendaraan yang melintas dan singgah sementara menjadi pertanyaan besar apa yang dilakukan.

Seorang tukang ojek yang mangkal di Kampung Ambon berinsial AS ini mengatakan, dirinya melihat beberapa mobil wara-wari masuk dan keluar di Kampung Ambon.

"Kalau lagi mangkal saya terkadang berfikir apa peredaran narkotika masih ada di wilayah ini. Karena saya perhatikan keluar masuk kendaraan dari gang itu (gang Ambon) banyak orang yang hanya masuk kemudian keluar lagi," terang dia kepada Okezone, Rabu (9/8/2017).

Terkait tempat dan wadah untuk menyalurkan barang haram tersebut, ia mengaku tidak mengetahuinya. Meski begitu, keberadaan lapak-lapak di wilayah itu, ia menduga hanya dijadikan tempat untuk berkumpul saja.

"Saya hanya mengira itu tempat nongkrong mereka. Tetapi pas kemarin di gerebeg Polres Jakbar saya kaget kalau disitu ternyata ada sabu dan banyak yang diamankan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat menemukan dua buah koper besar berisi 60 Kg sabu di tangga darurat lantai sembilan sebuah mal di kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Dari hasil penemuan koper tersebut, petugas melakukan operasi cipta kondisi di wilayah kampung Ambon. Hal tersebut dilakukan karena polisi mencurigai barang haram tidak bertuan itu akan diedarkan di wilayah tersebut

"Kami telah menyelidiki, ada mengarah (peredaran 60 Kg sabu) ke Kampung Ambon. Ini yang terus akan kami dalami," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Harrie Langie, Senin 7 Agustus 2017.

Ia mengatakan, dugaan ini semakin diperkuat dengan ditemukannya 22 paket sabu seberat 11,84 gram, uang tunai sebesar Rp6 juta, 4 bilah senjata tajam, sebuah senapan angin laras panjang, alat isap bong, plastik kosong untuk paket sabu, dan timbangan di kawasan Kampung Ambon pada hari yang sama.

Sejumlah barang bukti disita polisi dari 29 orang yang terjaring dalam razia cipta kondisi di tiga lapak yang berbeda di Kampung Ambon.

"Setelah dilakukan cek urine, ternyata 25 orang di antaranya positif mengonsumsi narkoba. Ke-25 orang tersebut terdiri dari 19 laki-laki dan enam orang perempuan," ungkap Roycke.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini