nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pastikan Tak Ada Seminar Tentang Komunis, Kapolda Metro: Massa Aksi Pengepung LBH Korban Hoax

Badriyanto, Jurnalis · Senin 18 September 2017 14:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 18 338 1778167 pastikan-tak-ada-seminar-tentang-komunis-kapolda-metro-massa-aksi-pengepung-lbh-korban-hoax-mXsDZeaZvM.jpg Kapolda Metro Jaya (foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memastikan tidak ada kegiatan diskusi membahas tentang komunis yang diselenggarakan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta sebagaimana ditakutkan oleh massa aksi yang menamakan diri Anti-Komunis.

"Di kantor LBH itu, tidak ada kegiatan seminar tentang PKI seperti yang disampaikan oleh kelompok massa," ungkap Idham di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/9/2017).

Menurut Idham, massa yang mengepung gedung LBH Jakarta adalah para korban berita hoak, mereka memprotes kegiatan diskusi yang sama sekali tidak diselenggarakan oleh LBH Jakarta hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

"Itu tadi, isu yang berkembang, kadang-kadang di medsos hoax. Itu yang sehingga dijabarkan oleh orang-orang yang hanya menerima informasi sepihak," terangnya.

Idham menjelaskan, pihaknya telah berupaya meluruskan informasi hoax tersebut. Namun, massa aksi tidak peduli dan berusaha menduduki gedung LBH Jakarta hingga berujung ricuh, banyak fasilitas yang dirusak oleh mereka sehingga terpaksa dibubarkan oleh polisi.

"Sehingga kira-kira jam 01.00 kami melakukan upaya persuasif untuk mereka dibubarkan. Tapi, karena situasi tidak memungkinkan, akhirnya kami bubarkan melalui water cannon," pungkasnya.

Seperti diketahui, sekelompok massa Anti-Komunis menggeruduk gedung LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat sejak Minggu 17 September 2017. Massa memaksa masuk ke kantor LBH Jakarta memprotes acara diskusi bertajuk 'Asik Asik Asik: Indonesia Darurat Aksi'.

Karena tidak kunjung membubarkan diri, pada akhirnya, massa terpaksa dibubarkan polisi dengan menggunakan water canon pada Senin 18 September 2017 dinihari. Bahkan sebanyak 22 orang diduga provokator berhasil diamankan dan lima anggota polisi luka-luka kena batu.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini