nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kantornya Sempat Dikepung Massa Antikomunis, YLBHI: Pelaku Takut Pengungkapan Sejarah 1965

Muhammad Iqbal, Jurnalis · Senin 18 September 2017 16:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 18 338 1778254 kantornya-sempat-dikepung-massa-antikomunis-ylbhi-pelaku-takut-pengungkapan-sejarah-1965-csjbToEb22.jpg Aksi di kantor YLBHI. (dok Okezone)

JAKARTA – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menganggap aksi yang dilakukan ratusan massa di kantornya ditunggangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ketua Bidang Advokasi YLBHI, Muhammad Isnur menegaskan pihaknya tidak melakukan hal yang dituduhkan. Menurut dia, seminar yang diadakan bahkan sudah mengundang aparat penegak hukum dan beberapa perwakilan ormas lainnya.

"Kami sempat mengundang mereka. Tapi karena memang tidak diizinkan pada Sabtu kemarin akhirnya batal," ujar Isnur di Kantor Komnas Perempuan, Senin (18/9/2017).

Isnur menambahkan, ia tak menduga provokasi terhadap ratusan orang yang ada di depan kantornya menjadi sangat menakutkan. Terlebih di dalam kantor tersebut terdapat sejumlah lansia yang ketakutan.

"Suara menakutkan dilontarkan dari mulut mereka. Bahkan didalam sini (gedung LBH) ada lansia yang takut dan trauma," sambungnya.

Dikatakan Isnur, YLBHI menduga, aksi yang dilakukan kali ini melibatkan oknum tidak bertanggung jawab yang takut akan terungkapnya kebenaran sejarah 1965.

"Bisa jadi pelaku ini orang orang yang terganggu dan takut terungkap. Bisa jadi mereka kemudian mendorong ini (massa) dengan melakukan demo agar tidak ada pengungkapan kebenaran (1965)," ujarnya. 

Sementara Syafik Ali, anggota Jaringan Gusdurian berharap kasus pengepungan di LBH bisa terungkap. Terlebih ia juga berada di dalam gedung saat peristiwa itu terjadi.

"Kalau polisi memproses kasus ini dan memeriksa yang terlibat maka kita akan bisa mengetahui siapa aktor yang menggerakkan ini. Karena saya rasa jelas masa ini digerakkan," terang Syafik.

[Baca Juga: Suasana Mencekam! Massa Aksi Minta Peserta Diskusi Keluar dari Gedung LBH]

Seperti diketahui, massa yang datang di kantor LBH sejak pukul 21.30 WIB, tadi malam. Mereka membawa atribut bertuliskan LBS. Massa menuding acara diskusi yang digelar di Gedung LBH Jakarta berkaitan dengan bangkitnya PKI.

Meski acara diskusi telah selesai, para peserta tidak bisa keluar karena diadang massa yang menamakan diri kelompok Anti-Komunis itu.

Bahkan massa sempat mendorong dan menarik-narik pagar gedung LBH. Beruntung, petugas bersiaga di lokasi. Sampai saat ini, petugas masih mengamankan situasi sembari mengimbau massa untuk membubarkan diri.

[Baca Juga: Kapolda Metro: Acara di LBH Bukan Seminar Tentang PKI]

Adapun Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis memastikan seminar yang dilakukan di dalam gedung itu bukan kegiatan yang mengandung unsur komunis.

"Saya minta teman-teman semua bisa memahami bahwa yang terjadi di dalam ruang LBH ini tidak ada kegiatan yang sifatnya seminar tentang PKI," tegas Idham saat mengamankan kantor YLBHI, semalam. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini