nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dinkes DKI Tak Tutup RS Mitra Keluarga meski Pernah Tolak Rawat Bayi Debora, Ini Alasannya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 25 September 2017 19:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 25 338 1782796 dinkes-dki-tak-tutup-rs-mitra-keluarga-meski-pernah-tolak-rawat-bayi-debora-ini-alasannya-mNAZ71dhlN.jpg Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres. Foto Okezone/Lina Fitria

JAKARTA - Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat telah diberikan sanksi oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait meninggalnya bayi berumur empat bulan yang bernama Tiara Debora. Namun, hukuman itu terlihat ringan karena hanya sebuah sanksi administratif.

Padahal, masyarakat berharap rumah sakit diberikan sanksi tegas berupa penutupan izin operasional, agar merasa jera akibat menelantarkan pasien yang tidak bekerja sama dengan pihak BPJS.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengatakan, pihaknya melihat situasi daerah Kalideres yang hanya mempunyai satu rumah sakit, sementara jumlah penduduk di sana mencapai angka lebih dari satu juta.

"Kami berpikir bahwa letak rumah sakit di dekat itu hanya ada satu rumah sakit. Dan itu RSUD Kalideres yang ada di daerah situ," ujarnya di Kantor Dinkes DKI Jakarta, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2017).

Baca Juga: Resmi Dijatuhi Sanksi, Ini Kesalahan RS Mitra Keluarga Berdasarkan Temuan Dinkes DKI

Ia menambahkan, pihaknya tak ingin membuat susah masyarakat bila rumah sakit itu dilakukan penutupan. Oleh sebab itu, dengan pertimbangan yang matang rumah sakit tersebut tidak dilakukan penutupan.

"Sehingga kami berpikir kalau itu ditutup kemana masyarakat kalau tiba-tiba mengalami kegawat daruratan," ungkapnya.

Sementara itu, Public Relation Rumah Sakit Mitra Keluarga, Dr. Neindya Libryani menjelaskan, pihaknya kini sedang mengajukan usaha kerja sama dengan pihak BPJS. Namun, BPJS belum mengeluarkan hasil dari penawaran yang telah diajukan sehingga fasilitas itu belum bisa digunakan pasien.

"Kami sudah mengajukan permohonan kerja sama kepada BPJS. Kami sangat ingin sekali bisa bekerja sama dengan BPJS. Tentu ini sedang proses kita sedang menunggu hasil dari BPJS," pungkasnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini