nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miris! Dengan Alasan Ini Pertarungan Pelajar ala Gladiator di Bogor Terjadi

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa 26 September 2017 01:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 25 338 1782903 miris-dengan-alasan-ini-pertarungan-pelajar-ala-gladiator-di-bogor-terjadi-8DGmAEkIz8.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BOGOR - Motif kasus pertarungan ala 'gladiator' yang menewaskan seorang siswa SMA Hilarius Christian Event Raharjo (15) di Kota Bogor mulai terkuak. Polisi menyebut bahwa pertarungan itu hanya sekedar ingin mendapat pengakuan dari siswa lainnya.

"Jadi motif duel antara tim basket dari SMA Mardi Yuana dengan SMA Budi Mulia ini hanya untuk mendapatkan pengakuan. Tidak ada taruhan uang atau semacamnya," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Ulung Sapurna Jaya, Senin (25/9/2017).

Ulung menambahkan, duel kelompok tim basket dari dua sekolah itu sudah berlangsung sekitar empat tahun namun sempat vakum pada 2015. Akhirnya, pertarungan ini diadakan kembali oleh seniornya pada Januari 2016 di Taman Palupuh, Kota Bogor.

"Dari keterangan saksi, duel ini sempat berhenti 2015. Jadi dalam pertarungan ini masing-masing pelaku punya peran. Ada yang jadi wasit, lawan bertarung, dan menyuruh serta hingga turut serta melakukan kekerasan," tambah Ulung.

Herbet Sihombing salah satu alumni SMA Budi Mulia angkatan 95 membenarkan bahwa motif duel antara dua sekolah itu hanya untuk mendapat pengakuan baik dari teman sesama timnya maupun pihak lawan.

"Ini sudah berlangsung sejak saya masih sekolah tapi lebih ke masalah persoalan seperti soal cewek dan dulu itu belum disebut bom-boman. Duel itu tidak sampai meninbulkan dendam. Setelah bertarung satu sama lain berteman lagi," papar Herbert.

Menurutnya, julukan duel ala 'gladiator' diketahui setelah mencuatnya kasus kematian Hilarius. Meski begitu, dirinya mendukung pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas dan memberikan hukuman setimpal kepada tersangka.

"Justru kami dari alumni maupun pihak sekolah baru tahu setelah kejadian ini. Semua yang terlibat ya diproses sesuai hukum yang berlaku," harap Herbet.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini