Alamak.. Baru 2 Bulan Bebas, Buluk Terancam 'Sekolah' Lagi di Penjara karena Narkoba

Lina Fitria, Okezone · Rabu 27 September 2017 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 27 338 1784104 alamak-baru-2-bulan-bebas-buluk-terancam-sekolah-lagi-di-penjara-karena-narkoba-MK7DMmcMUU.jpg

JAKARTA - Imam Wahyudi alias Buluk baru dua bulan keluar dari jeruji besi. Ironisnya, ia kembali digelandang ke Polsek Tambora Jakarta Barat.

Penangkapan kali ini dilakukan lantaran Buluk membawa lima besar paket sabu dan 17 paket kecil dengan total berat 50 gram.

Kejadian bermula saat Buluk hendak melakukan transaksi dengan seorang pelanggan di Kerendang Tengah 1 RT 5 RW 2, Kerendang, Tambora, Jakarta Barat berhasil digagalkan petugas kepolisian.

Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Syafi'i menungkapkan, ada seorang warga yang melaporkan Buluk masih mengkonsumsi barang haram jenis sabu, semenjak dua bulan terakhir keluar dari Lembaga Permasyarakatan (LP).

"Petugas kami yang menjadi Bhabinkamtibmas sana langsung menanggapai laporan dari warfa tersebut. Dia juga langsung monitoring wilayah," kata Syafi'i ketika dikonfirmasi, Rabu (27/9/2017).

Syafii menambahkan, dari hasil monitoring Aiptu Dede yang bertemu dengan Buluk di Krendang Tengah. Selanjutnya petugas langsung menggeledah Buluk. Ditemukan 10 paket sabu yang berukuran besar dan kecil dari saku celananya.

"Saat digeledah pelaku hendak membuang barang bukti. Tapi petugas tidak bisa di kelabuhi, ditemukannya 10 paket sabu dalam ukuran besar dan kecil," jelasnya.

Setelah ditemukan barang bukti, kata Syafi'i Buluk tidak bisa mengelak dan mengakui barang buktu itu adalah miliknya. Kemudian Buluk digelendang oleh petugas ke Mapolsek Tambora untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Dia (Buluk) kami jerat dengan pasal 114 ayat 1 UURI No.35 Tahun 2009 karena memiliki menyimpan dan mengauasi atau menyediakan narkotika golongan satu bukan tanaman," tutupnya. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini