nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Pemberian Sanksi RS Mitra, BPJS Watch: Pihak Dinkes Harus Tetap Mengawasi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 28 September 2017 07:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 28 338 1784480 soal-pemberian-sanksi-rs-mitra-bpjs-watch-pihak-dinkes-harus-tetap-mengawasi-wzAPC5wHiP.jpg RS Mitra Keluarga (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah memberikan sanksi kepada Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, yaitu rumah sakit harus merestrukturisasi manajemen hingga ke tingkat pimpinan sesuai standar kompetensi, paling lama satu bulan setelah ditetapkan dan harus melaksanakan dan lulus akreditasi rumah sakit paling lambat 6 bulan setelah ditetapkan keputusan ini.

Menanggapi hal tersebut Pengamat BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan bahwa sanksi yang diberikan kepada Rumah Sakit Mitra, Kalideres, Jakarta Barat sudah sesuai, meskipun hanya teguran yang berupa lisan.

"Jadi ini menurut saya sudah pas ya seperti itu, karena memang direksi harus bertanggung jawab kematian bayi Debora, sehingga harus merestrukturasi manajemen hingga ke tingkat pimpinan karena ini merupakan sebuah bentuk kegagalan," kata Timboel kepada Okezone, Kamis (28/9/2017).

Akan tetapi, Timboel berharap pihak Dinkes tetap mengawasi Rumah Sakit Mitra dalam menajalani masa teguran ini. Agar nantinya akan memberikan efek jera kepada pihak rumah sakit agar tidak mengulangi kejadian seperti itu.

"Lalu juga harus dipantau selama enam bulan ini seperti melakukan dan lulus akreditasi rumah sakit. Apakah ada perubahan atau tidak dalam proses SOP-nya? Kalau tidak ada harus ada teguran lebih keras pastinya," jelas Timboel.

Timboel juga menilai dengan adanya kasus bayi Debora ini merupakan sebagai cara Dinkes dan Kemenkes untuk merangkul Rumah Sakit Mitra Keluarga menjadi bagian untuk bekerjasama dengan BPJS.

"Dengan adanya kasus ini juga sebagai pengingat atau cara agar RS Mitra Keluarga untuk mau bekerja sama dengan BPJS. Selama ini RS Mitra ini kan tidak bekerjasama jadi tidak hanya dinkes yang mengingatkan ini, tapi Menkes juga haruslah mendorong untuk RS Mita Keluarga menjadi peserta," tukasnya.

Seperti diketahui, bayi berumur 4 bulan bernama Tiara Debora diberitakan meninggal di RS Mitra Keluarga Kalideres pada Minggu, 3 September 2017 lalu, lantaran diduga telat mendapatkan pertolongan medis karena masalah administrasi pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga yang belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. (muf)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini