Bongkar Pesta Gay, Polisi Duga Tempat Spa di Harmoni Salahi Perizinan

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 08 Oktober 2017 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 08 338 1791104 bongkar-pesta-gay-polisi-duga-tempat-spa-di-harmoni-salahi-perizinan-05vZXc4Hb3.jpg Pasangan gay diamankan di Polres Jakpus (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kasus dugaan prostitusi pria pecinta sesama jenis alias gay kerap terjadi di wilayah Ibu Kota. Kali ini, aktivitas tak sewajarnya tersebut terjadi di tempat spa di ‎kawasan Jakarta Pusat, setelah sebelumnya terjadi di kawasan Jakarta Utara.

Pada penggerebekan teranyar ini, jajaran Kepolisian Resor Jakarta Pusat menciduk 51 pria yang diduga tengah memadu kasih dengan sesamanya di tempat spa di kawasan Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, itu.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Asep Guntur Rahayu mengatakan, jajarannya tengah fokus menyelidiki kasus dugaan prostitusi sesama jenis ini. Asep menduga T1 Sauna telah menyalahi perizinan tempat usaha.

Baca juga: Usai Amankan 51 Pria di Pesta Gay Harmoni, Polisi Masih Selidiki Member Lainnya

"‎Kan enggak mungkin izinnya untuk prostitusi. Dia pasti (diduga) menyalahi izinnya itu. Jadi kita masih dalami semuanya, termasuk track record tempat itu," kata Asep saat berbincang dengan Okezone, Minggu (8/10/2017).

Mantan Kapolres Cianjur ini berkata hingga kini belum ada tersangka baru pada kasus tersebut. Ia juga tengah mendalami status hukum para pelaku pesta seks itu. "Belum ada (tersangka baru). Sejauh ini belum ada informasi dari Reskrim, masih yang itu (enam orang tersangka). Itu didalami (status hukum pelaku gay)," tutur Asep.

Baca juga: Saat Digerebek Polisi, Pasangan Gay Sedang "Gituan" di Dalam Kamar

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek tempat prostitusi pria pencinta sesama jenis yang dilakukan di T1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Oktober 2017 malam. Saat diciduk, polisi menemukan fakta bahwa mereka tengah melangsungkan pesta seks sesama jenis.

Akhirnya, sebanyak 51 pria diamankan dari penggerebekan tersebut. Dari puluhan orang itu, terdapat juga empat warga China, seorang warga Thailand, seorang warga Malaysia dan seorang warga Singapura.

Pengelola spa bersama karyawannya telah dija‎dikan tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni GG, GCMP, NA, ES dan K. Sementara satu orang lagi dengan inisial H masih buron. Mereka dijerat Pasal 30 jo Pasal 4 Ayat 2 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 dan atau Pasal 296 KUHP. 

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini