Ada Pesta Gay di Tempat Spa Harmoni, Satpol PP Klaim Tak Kebobolan

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 08 Oktober 2017 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 08 338 1791193 ada-pesta-gay-di-tempat-spa-harmoni-satpol-pp-klaim-tak-kebobolan-f7jlDMaK6E.jpg Puluhan pelaku pesta gay di Harmoni. (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)

JAKARTA – Kasi Ops Satpol PP DKI Jakarta, Harry Apriyanto, mengklaim pihaknya tidak kebobolan terkait dugaan pelanggaran izin usaha T1 Sauna and Gym yang menjadi lokasi pesta seks pencinta sesama jenis alias gay.

Harry mengatakan, pihaknya bersama Dinas Pariwisata DKI‎ telah melakukan pengawasan secara berkala. Namun karena keterbatasan jumlah petugas dan menjamurnya tempat usaha, akhirnya pengawasan tidak bisa secara konstan dilakukan.

"Sudah kami lakukan pengecekan. Dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta, selaku pembina usaha pariwisata di Pemda DKI, sudah lakukan pengawasan. Pengawasan dan pengecekannya berkala karena usaha terkait kepariwisataan kan banyak dan tim kami terbatas," kata Harry saat menyegel izin usaha T1 Sauna di Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (8/10/2017).

(Baca: Jadi Tempat Pesta Gay, Izin Usaha Spa Harmoni Resmi Diberhentikan)

Ia menambahkan, izin usaha T1 Sauna and Gym telah dicek pada Maret 2017. Kala itu pihaknya tidak melihat adanya pelanggaran. Kasus dugaan pesta gay di sana dinilai baru berkembang saat ini.

"Sudah saya cek terakhir kali dilakukan pengawasan Maret 2017. Saat itu kami tak temukan pelanggaran. Jadi, kasus ini baru berkembang sekarang. Berdasarkan berita acaranya, ada beberapa yang jadi catatan, seperti papan pemberitahuan tempat usaha. Kami tuangkan di berita acara pengawasan. Tapi kami tak bisa bilang kalau sesudah Maret baru ada kegiatan prostitusi. Itu ranah kepolisian," terang dia.

Kini izin usaha T1 Sauna telah diberhentikan sementara. Penutupan dan pelarangan kegiatan di tempat tersebut tertuang pada Surat Pengumuman Bernomor 04/X/2017.Satpol PP yang ditempelkan di depan ruko tempat spa tersebut.

Izin usaha T1 Sauna sendiri dianggap melanggar Perda DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan. Atas aturan hukum tersebut, tempat itu ditutup hingga batas waktu yang belum bisa ditetapkan.

(Baca: Ungkap Pesta Gay di Kawasan Harmoni, Polisi Diminta Jerat Pelaku dengan UU Pornografi)

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek tempat prostitusi pria pencinta sesama jenis yang dilakukan di T1 Sauna and Gym, Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Oktober 2017 malam.

Saat diciduk, polisi menemukan fakta bahwa mereka tengah melangsungkan pesta seks sesama jenis. Akhirnya, sebanyak 51 pria diamankan dari penggerebekan tersebut. Dari puluhan orang itu, terdapat empat warga China, satu warga Thailand, satu warga Malaysia, dan satu warga Singapura.

Pengelola spa bersama karyawannya telah dija‎dikan tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni GG, GCMP, NA, ES, dan K. Sementara satu orang lagi dengan inisial H masih buron. Mereka dijerat Pasal 30 juncto Pasal 4 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 dan/atau Pasal 296 KUHP.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini