nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dipadati Ribuan Orang, Ini Curhat Penumpang saat Gunakan KRL Cikarang-Jakarta Kota

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Senin 09 Oktober 2017 10:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 09 338 1791521 dipadati-ribuan-orang-ini-curhat-penumpang-saat-gunakan-krl-cikarang-jakarta-kota-e5sU5HayLV.jpg Para penumpang saat menunggu kedatangan KRL Cikarang-Jakarta Kota di Stasiun Tambun Kabupaten Bekasi pagi ini (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Rangkaian KRL Cikarang-Jakarta Kota pada Senin (9/10/2017) pagi tadi dipadati ribuan penumpang. Tingginya animo masyarakat untuk menggunakan KRL harus membuat ribuan penumpang berdesak-desakan di dalam gerbong kereta.

Pantauan melalui Stasiun Tambun, penumpang harus berdesak-desakan di dalam gerbon saat menggunakan KRL Cikarang-Jakarta. KRL yang tiba di Stasiun Tambun pukul 07.00 WIB, langsung diserbu penumpang

Di dalam gerbong, para penumpang dari Stasiun Tambun sudah tidak dapat tempat duduk. Pasalnya, kursi seluruh kursi telah dipenuhi para penumpang yang naik dari Stasiun Cibitung dan Cikarang.

Baca juga: Hari Pertama KRL Cikarang-Jakarta Kota Beroperasi, Penumpang Capai 23.000 Orang

Gerbong kereta kian sesak, saat kereta masuk di Stasiun Bekasi Timur. Ribuan penumpang pun berebut untuk menumpangi KRL tersebut. Hal yang sama juga terjadi saat KRL tiba di Stasiun Bekasi, ribuan penumpang pun saling dorong untuk bisa masuk ke dalam KRL Cikarang tujuan Jakarta Kota.

Dalam perjalanan menuju Jakarta Kota melintasi stasiun-stasiun lainnya jumlah penumpang yang masuk ke kereta pun kian bertambah. "Gila ini, geser kaki saja sampai susah," ucap seorang penumpang pria yang diperkirakan berusia 27 tahun di dalam kereta. Kondisi di dalam KRL baru lengang, ketika kereta tiba di Stasiun Manggarai.

Maklum Stasiun Manggarai merupakan stasiun transit bagi penumpang yang hendak menuju kawasan Tanah Abang, Sudirman mapun Depok dan Bogor. Padatnya penumpang di dalam KRL ini membuat masyarakat meminta jumlah armada KRL Cikarang-Jakarta kota ditambah terutama pada jam sibuk pergi dan pulang kerja.

"Melihat kondisi ini penumpang yang penuh sesak, harusnya kereta ditambah saat jam sibuk kerja," ucap Joko salah satu penumpang yang naik dari Stasiun Bekasi Timur.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini