Jadi Lokasi Pesta Gay, Dinas Pariwisata: Jika Terbukti Menyimpang, Izin T1 Otomatis Dicabut

Achmad Fardiansyah , Okezone · Kamis 12 Oktober 2017 07:51 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 12 338 1793792 jadi-lokasi-pesta-gay-dinas-pariwisata-jika-terbukti-menyimpang-izin-t1-otomatis-dicabut-Okzgh6sEQU.jpg 51 orang diringkus lantaran terlibata dalam pesta gay di Harmoni (Foto: Achmad/Okezone)

JAKARTA – Usai digerebeknya T1 Sauna dan Gym oleh kepolisian lantaran dijadikan lokasi pesta gay, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta akan merekomnedasikan untuk mencabut ijin usaha T1 Sauna.

“Jika terbukti menyimpang dan sengaja (menyediakan pesta gay), maka dengan otomatis T1 untuk dicabut ijinnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati kepada Okezone, Kamis (12/10/2017).

Tinia mengatakan, Disparbud DKI tidak bisa langusng mencabut izin T1 Sauna, pasalnya dalam pemberian izin maupun pencabutannya disentraliasi oleh Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

“Jadi kaya fitnes atau sauna atau yang lainnya bukan Dispar yang beri izin, perizinan disentralisasi di PTSP, jadi tidak mungkin kan kita yang nyabut, harus PTSP yang nyabut memberikan izin,” ungkapnya.

(Baca Juga: Ini Toh Situs yang "Mengundang" Para Gay Datang ke T1 Sauna)

Tinia menjelaskan, sebenarnya dalam penyediaan bisnis hiburan atau kepariwisataan, pemilik harus menjunjung tinggi norma agama dan hak asasi manusia, keragaman budaya, dan kearifan lokal, hal ini sesuai dengan Perda Nomor 6 tahun 2015 Pasal 3. “Harus menjunjung tinggi norma agama dan nilai budaya serta etika itu ada perdanya loh,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, salah satu pengelola T1 sauna dan Gym yang enggan disebutkan identitasnya mengaku bahwa memberikan fasilitas pemuas hasrat sesama jenis namun tidak menyedikan terapis.

"OB ada, terapis enggak ada. Sesama dan saling suka dan lihat-lihatan," katanya di Mapolres Jakarta Pusat beberapa hari lalu.

Para pengunjung dibebaskan mencari pasangan sendiri di tempat tersebut. untuk masuk ketempat tersebut para pengunjung diwajibkan membayar Rp165 ribu, namun lain hal jika memiliki tato atau berusia dibawah umur. Manajemen T1 akan memberikan diskon Rp130 ribu untuk pengunjung yang memiliki tato dan Rp100 ribu untuk pengunjung berusia di bawah 30 tahun.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini