nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Perbedaan Gaya Kepemimpinan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi

Ahmad Sahroji, Jurnalis · Sabtu 14 Oktober 2017 06:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 338 1794753 begini-perbedaan-gaya-kepemimpinan-ahok-djarot-dan-anies-sandi-0yG6KBA016.jpg Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Anies Baswedan saat melakukan fitting baju (Foro: IST)

JAKARTA - Pengamat Pekotaan Yayat Supriatna menilai, akan ada perbedaan dalam gaya pendekatan kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur baru Jakarta, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno, dari pemimpin sebelumnya dalam membenahi permasalahan di DKI Jakarta.

Menurut Yayat, kepemimpinan di ibu kota sebelumnya yang dipimpin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, lebih mengedepankan aturan, terobosan, dan mengedepankan anggaran dengan berbagai macam terobosan anyar.

"Pak Ahok orangnya sangat strukturalis," kata Yayat, saat menjadi Narasumber Redbons Discussion dengan tema 'Menanti Gebrakan Gubernur Baru'.

Sedangkan Anies-Sandi, kata Yayat, karakter pemimpin lebih mengedepankan pendekatan kultural dengan mendorong dengan gerakan budaya

"Contohnya seperti dulu waktu dia masih sebagai menteri pendidikan contohnya gerakan mengantar anak ke sekolah," jelasnya.

Dikatakan Yayat, kemungkinan besar gaya kepemimpinan Anies-Sandi tak jauh dari perkiraannya. Ini tergambarkan nanti dari format-format dan cara-cara mengajak masyarakat yang lebih banyak didorong oleh upaya-upaya membangun karakter kota, membangun karakter masyarakat, dengan pendekatan-pendekatan kultural. "Misalanya gerakan bebersih kampung, gerakan swadaya," paparnya.

Kalau pola Ahok-Djarot kemarin, diakui Yayat memang banyak mengedepankan pendekatan struktural.

"Seperti pasukan orange, pasukan biru, pasukan putih, pasukan merah dan sebagainya. Itu sangat efektif memang, cuman perbandingannya kalau pendekatan yang struktural ini cepat menghasilkan," tambahnya.

Ia menambahkan, soal apakah pola seperti ini akan dilanjutkan atau apakah Anie-Sandi punya terobosan baru, Ini memang pola yang agak berbeda dari gaya kepemimpinan . "Bagaimana mendorong partisipasi masyarakat itu sangat penting," pungkasnya.(fin)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini