nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fenomena Langka, 3 Puting Beliung Mirip Tornado Muncul di Kepulauan Seribu

Rayful Mudassir, Jurnalis · Senin 23 Oktober 2017 17:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 23 338 1800818 fenomena-langka-3-puting-beliung-mirip-tornado-muncul-di-kepulauan-seribu-e2DhcYRxPK.jpg Angin puting beliung terjadi di perairan Pulau Harapan (foto BNPB/Okezone)

JAKARTA – Tiga angin puting beliung mirip topan tornado muncul bersamaan di perairan Karang Lebar, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Fenomena tersebut tergolong langka, terlebih kejadiannya di daerah tropis.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kemunculan puting beliung meningkat saat musim pancaroba. Adanya perbedaan temperatur yang kontras antara permukaan daratan, perairan dan atmosfer menyebabkan adanya perbedaan tekanan udara sehingga terbentuk puting beliung.

Tiga puting beliung yang terjadi bersamaan dan berjejer di perairan Pulau Harapan sekira pukul 09.00 WIB tadi tergolong jarang terjadi alias langka.

“Ini adalah fenomena yang langka di mana tiga puting beliung berjejeran secara bersamaan. Apalagi di wilayah tropis fenomena tersebut jarang terjadi. Ini makin menunjukkan bahwa iklim telah berubah akibat dari rusaknnya lingkungan dan keseimbangan sistem bumi,” kata Sutopo, Senin (23/10/2017).

 

Puting Beliung terjadi di dekat Pulau Opak, di belakang Pulau Kaliage yang merupakan pulau yang tidak berpenduduk. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan bangunan. Ekor puting beliung berputar di sekitar perairan sehingga menimbulkan gelombang kecil di laut.

“BPBD DKI Jakarta telah melakukan koordinasi dengan SKPD terkait melalui Pusat Data dan Informasi Kebencanaan dan Call Center Jakarta Siaga 112. Kondisi normal dan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman,” sebut Sutopo dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone.

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan cuaca ekstrem selama musim pancaroba. Hujan deras yang diikuti dengan angin kencang dan puting beliung berpotensi meningkat kejadiannya.

“Hindari aktivitas di bawah pohon-pohon besar dan papan-papan reklame yang besar karena berpotensi roboh tertiup angin kencang. Waspadai banjir akibat meluapnya drainase dan sungai yang ada,” pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini