nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pilkada Tangerang 2018 Sepi Pengajuan Calon Kepala Daerah, KPUD Khawatir Muncul Calon Tunggal

Chyntia Sami B, Jurnalis · Senin 20 November 2017 17:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 20 338 1817247 pilkada-tangerang-2018-sepi-pengajuan-calon-kepala-daerah-kpud-khawatir-muncul-calon-tunggal-Gnlwzi0b4m.jpg Ketua KPUD Banten, Agus Supriyatna (Foto: Chyntia/Okezone)

TANGERANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Banten menyebut pihaknya khawatir akan adanya calon tunggal dalam Pilkada di Kabupaten dan Kota Tangerang pada 2018 mendatang.

Hal tersebut diketahui lantaran hingga kini, di Kabupaten dan Kota Tangerang hanya ada satu calon yakni petahana yang mencalonkan diri dalam Pilkada Tangerang 2018 mendatang. Untuk Kota Tangerang yakni, Arief R Wismansyah dan Kabupaten Tangerang adalah Ahmed Zaki Iskandar.

"Memang di Pilkada Banten putaran ketiga ini 2018, yang agak kita khawatirkan terkait dengan para bakal calon kepala daerah kita lihat memang agak sepi calon terutama di Kabupaten Tangerang dan Kota yang begitu tidak meriah," ujar Ketua KPUD Provinsi Banten, Agus Supriyatna saat mendeklarasikan "Ayo Mencoblos" di Kota Tangerang, Senin (20/11/2017).

(Baca Juga: Mau Maju Pilkada Kota Tangerang 2018 Lewat Jalur Independen? Ini Syaratnya)

Menurut Agus, calon tunggal tersebut muncul disebabkan oleh masyarakat yang sudah merasa nyaman dengan kepemimpinan para petahana. Tak hanya itu, adanya ketakutan masyarakat ataupun para kaum elite untuk mencalonkan diri lantaran adanya peraturan baru.

"Dalam UU Nomor 10/2017 disebutkan bahwa para calon dari kaum elite yang mencalonkan diri harus siap mempertaruhkan jabatan mereka, ini salah satu penyebab sehingga mereka takut mencalonkan diri," tuturnya.

Meski demikian, pihak KPUD telah mempersiapkan diri guna menghadapi situasi jika memang adanya calon tunggal dalam Pilkada Tangerang mendatang.

(Baca Juga: Partai Perindo Resmi Dukung Arief Wismansyah di Pilkada Kota Tangerang 2018)

"Kalau nanti hanya ada calon tunggal, kita siap melaksanakannya tentu desainnya nanti tetap bisa membuat masyarakat menentukan pilihannya. Jadi ada dua kotak pilihan dengan satu diantaranya kotak kosong," ucapnya.

 

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini