Jual Narkoba, Kapospol Tanah Tinggi Juga Lindungi Jaringan di Lapas

Febrianto, Okezone · Kamis 23 November 2017 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 22 338 1818785 jual-narkoba-kapospol-tanah-tinggi-juga-lindungi-jaringan-di-lapas-pPzliFgirY.jpg

Jual Narkoba, Kapospol Tanah Tinggi Juga Lindungi Jaringan di Lapas
JAKARTA - Kepala Pos Polisi (Kapospol) Sub Sektor Tanah Tinggi, Polsek Johar Baru Ipda MS dalam menjual narkoba memiliki jaringan  dengan seorang tahanan di sebuah lembaga pemasyarakatan (Lapas). Selain itu, Ipda MS diduga melindungi jaringan yang ada di dalam Lapas.
"Iya (melindungi) jaringan dengan yang di Lapas juga, bekerjasama dengan salah satu tahanan di dalam lapas," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario di Jakarta, Rabu (22/11/2017).
Namun, Suyudi enggan membeberkan Lapas mana yang ia maksud, patut dicurigai yang bersangkutan pelindung rekan-rekan jaringannya dari pengamatan petugas.
Ipda MS turut terjaring dalam Operasi Nila yang dilakukan tim Satuan Reserse Narkoba Jakarta Barat. Ia kedapatan membawa sabu saat berada di sebuah kos-kosan di kawasan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara selain pemakai, anak buahnya itu diketahui seorang bandar. Sebelumnya ia juga pernah dinyatakan positif narkoba saat dilakukan tes urine secara berkala.
Dikatakan Suyudi, penangkapan Ipda MS dengan kedua rekannya itu masih terus dikembangkan, saat ini petugas masih sedang menyelidiki tahan yang turut bekerjasama dengan Ipda MS. Ia berharap, secepat mungkin anak buahnya bisa membongkar jaringan yang jalankan Ipda MS tesebut.
"Kita belum tahu (identitas yang di Lapas), sedang kita amati, sedang kita dalami mudah-mudahan bisa kita tangkap yang di dalam," pungkasnya.
Ipda MS ditangkap pada Minggu 19 November 2017. Ia ditangkap di kos-kosan dengan barang bukti sabu seberat 5 gram ‎yang diletakkan di enam bungkus plastik. (feb)

JAKARTA - Kepala Pos Polisi (Kapospol) Sub Sektor Tanah Tinggi, Polsek Johar Baru Ipda MS dalam menjual narkoba memiliki jaringan  dengan seorang tahanan di sebuah lembaga pemasyarakatan (Lapas). Selain itu, Ipda MS diduga melindungi jaringan yang ada di dalam Lapas.

"Iya (melindungi) jaringan dengan yang di Lapas juga, bekerjasama dengan salah satu tahanan di dalam lapas," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Namun, Suyudi enggan membeberkan Lapas mana yang ia maksud, patut dicurigai yang bersangkutan pelindung rekan-rekan jaringannya dari pengamatan petugas.

Ipda MS turut terjaring dalam Operasi Nila yang dilakukan tim Satuan Reserse Narkoba Jakarta Barat. Ia kedapatan membawa sabu saat berada di sebuah kos-kosan di kawasan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara selain pemakai, anak buahnya itu diketahui seorang bandar. Sebelumnya ia juga pernah dinyatakan positif narkoba saat dilakukan tes urine secara berkala.

Dikatakan Suyudi, penangkapan Ipda MS dengan kedua rekannya itu masih terus dikembangkan, saat ini petugas masih sedang menyelidiki tahan yang turut bekerjasama dengan Ipda MS. Ia berharap, secepat mungkin anak buahnya bisa membongkar jaringan yang jalankan Ipda MS tesebut.

"Kita belum tahu (identitas yang di Lapas), sedang kita amati, sedang kita dalami mudah-mudahan bisa kita tangkap yang di dalam," pungkasnya.

Ipda MS ditangkap pada Minggu 19 November 2017. Ia ditangkap di kos-kosan dengan barang bukti sabu seberat 5 gram ‎yang diletakkan di enam bungkus plastik. (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini