nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Program Rumah DP Rp0 Dapat Dukungan Asosiasi Pengembang Perumahan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017 06:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 08 338 1827149 program-rumah-dp-rp0-dapat-dukungan-asosiasi-pengembang-perumahan-4uERSB2klb.jpg Apersi siap membantu Anies-Sandi Wujudkan program Rumah DP Rp0 (Foto: Ist)

JAKARTA - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mendukung penuh program Pemprov DKI Jakarta yakni rumah dengan DP Rp0. Mereka pun mengusulkan agar program tersebut di kombinasikan dengan program-program bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR beberbentuk fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau subsidi selisih bunga (SSB)

“Dalam rangka meningkatkan minat bangun dari pengembang , Apersi mengusulkan, untuk meenggenjot supply, maka dibuat skema 'bukti membangun hunian subsidi' (BBHS) untuk menambah margin dalam pembangunan hunian bersubsidi sehingga lebih banyak pengembang yang akan terdorong untuk membangun hunian vertikal di DKI," ujar Ketua Umum Apersi, Endang Kawidjaja dalam keterangannya, Jumat (8/12/2017).

(Baca Juga: Program DP Rp0 agar Generasi Milenial Dapat Punya Rumah)

Dengan skema tersebut, Endang menjelaskan, selain memberi ekstra margin kepada pelaku pembangunan vertikal subsidi, yang menjadi subsidi silang dari pengembang hunian menengah dan mewah, juga memberi solusi terhadap pemenuhan kewajiban pengembang mewah dan menengah sesuai kewajiban yang tercantum pada hunian berimbang

“Dasar dari pada ini adalah Pasal 34 UU Nomor 1 Tahun 2011 dimana pemda dapat memberi incentives kepda pelaku pembangunan hunian bersusidi,” terangnya.

Saat bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandigaa Uno, pihaknya pun mengusulkan agar Pemrov DKI membangun low rise vertical (LRV) atau bangunan dengan ketinggian kurang dari tujuh lantai. “Bangunan LRV ini murah dibangun dan murah pemeliharaan. Sehingga diharapkan tepat sasaran,” ujarnya.

Dari hasil pertemuannya dengan Sadiaga, Endang mengatakan pihaknya masih menjajaki kemungkinan adanya kerjasama antara Apersi dengan Pemprov DKI. Karena itu, Apersi akan melakukan forum group discussion (FGD) untuk menganalisa upaya maksimal dalam keterjangkauan hunian dari seluruh aspek, termasuk legalitas dan perbankan serta pajak.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini