Share

"Emang Enak Enggak Ada Radio, Saya Joko Widodo Pendengar Radio"

Odia Rogata, · Senin 11 Desember 2017 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 11 338 1828789 emang-enak-enggak-ada-radio-saya-joko-widodo-pendengar-radio-UPly41JJPa.jpg Konpers Radio Day 2017. Foto Okezone/Odia Rogata

JAKARTA - Hari ini, Senin 11 Desember, sebanyak 37 radio yang ada di Jakarta tidak melakukan siaran selama 15 menit. Dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan diakhiri oleh kalimat Presiden Joko Widodo yang mengatakan, “Emang enak nggak ada radio, saya Joko Widodo pendengar radio.”

Hal itu adalah bagian dari rangkaian acara Radio Day yang ditujukan untuk pendengar radio yang tersebar di seluruh Nusantara.

Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan radio sebagai media komunikasi utama yang fleksibel dan dapat merangkul semua segmen usia lintas generasi dan masih selalu dekat di hati pendengarnya.

“Kami ingin membuktikan bahwa radio bukanlah media yang konvensional, bukan media yang jadul,” kata Ketua Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) DKI Jakarta, M. Rafiq, di Hotel Ayana Mid Plaza Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).

Rafiq menjelaskan bahwa radio adalah media yang dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman dan hingga kini masih dibutuhkan oleh pendengar khususnya masyarakat DKI Jakarta.

Survei Nielsen Consumer Media View, lembaga survei yang melakukan riset terhadap media menyebut bahwa komposisi pendengar radio di DKI Jakarta dan sekitarnya didominasi oleh anak muda dan dewasa.

“Persentase 56% anak muda dan 44% dewasa,” ujar Hellen Katherina, Direktur Eksekutif Nielsen Media.

Dengan persaingan media yang sangat ketat saat ini, pengelola media siaran harus terus menggali dan memahami apa yang diinginkan oleh para pendengar.

(fzy)

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini