Dilaporkan ke Bareskrim, Dirut PD Pasar Jaya: Saya Sudah Patuhi Anjuran Disnaker

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 15 Desember 2017 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 15 338 1830693 dilaporkan-ke-bareskrim-dirut-pd-pasar-jaya-saya-sudah-patuhi-anjuran-disnaker-L877KsHj3M.jpg Dirut PD Pasar Jaya dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin menanggapi santai pelaporan dirinya ke Bareskrim Polri. Menurutnya, seluruh kebijakan sudah mengacu kepada aturan yang berlaku di Indonesia.

Diketahui, Arief dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Serikat Pekerja (SP) PD Pasar Jaya terkait dengan dugaan tindak pidana penyalahgunaan wewenang sebagaimana diatur dalam Pasal 421 KUHP.

"Saya sebenarnya tidak ada tanggapan, saya patuh saja dengan seluruh proses mediasi yang ada, anjuran Disnaker juga sudah keluar jadi saya patuhi anjurannya," kata Arief saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Kamis 14 Desember 2017.

Karena itu, Arief menekankan bahwa dirinya tetap akan fokus untuk melakukan pembenahan dan membuat PD Pasar Jaya lebih baik lagi ke depannya. "Pasar Jaya mau menjadi lebih baik kok ke depannya, persaingannya sudah ketat sekali, industri perdagangan lagi sulit, saya mau lebih fokus ke pedagang dan perapihan Perda Pasar Jaya aja agar bisa bersaing kedepannya," tutup dia.

Sementara, kuasa Hukum Serikat Pekerja PD Pasar Jaya, Andar Sidabalok mengatakan

penyalahgunaan wewenang terkait dengan proses perekrutan karyawan di PD Pasar Jaya. Pasalnya, dalam proses tersebut para pejabat PD Pasar Jaya tidak melakukan penyeleksian yang ketat dan melanggar aturan.

"Cara merekrut pegawai yang sudah di angkat sebagai bagian dari Direksi, bagin keuangan, SDM, tanpa menggunakan atau tanpa melalui penyeleksesian yang sesungguhnya yg sudah diatur dalam aturan yang sudah ada di Pemda maupun dari Gubernur," papar dia.

Menurut versi Serikat Pekerja, kata Andar, perekrutan karyawan harus dibuka secara transparan ke publik serta dilakukan proses penyeleksian yang ketat. Dia juga mengkritisi perekrutan tenaga profesional di PD Pasar Jaya.

Selama ini, pihak Serikat Pekerja menuding telah banyak terjadi manipulasi berkas dan dokumen terkait dengan proses kenaikan tingkat karyawan di perusahaan tersebut. "Banyak sekali manipulasi yang ada tingkat Direktur ada beberapa Direktur harusnya jajarannya adalah Strata 1, tapi ada juga yang tamatan SMA, memanipulasi datanya ini sebetulnya bagian dari tindakan kesewenang-wenangan," ujar dia.

Selanjutnya, Andar menyebut penyalahgunaan ini juga terkait jenjang karir para karyawan PD Pasar Jaya yang dianggap tidak berjalan dengan baik. Seharusnya, kenaikan jabatan harus melalui proses selama 10-20 tahun bekerja.

Oleh karena itu, dengan adanya perekrutan tenaga profesional, dia menyatakan hal tersebut adalah suatu bentuk penyalahgunaan wewenang dan syarat dengan kepentingan. "Ada pegawai yang profesional yang diangkat hanya sekian bulan sudah masuk ke pegawai tetap. Nah ini prosedur yang sudah sangat jauh sekali," ucap dia.

Laporan Serikat Pekerja PD Pasar Jaya sendiri diterima Bareskrim Polri dengan Nomor: LP/1379/XII/2017/Bareskrim tanggal 14 Desember 2017.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini