Sandiaga: Dana Rp82 Miliar Program OK OCE untuk Pelatihan!

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 15 Desember 2017 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 15 338 1831046 sandiaga-dana-rp82-miliar-program-ok-oce-untuk-pelatihan-7Q7qkpjJsO.jpg Wagub DKI Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, program One Kecamatan One Center for Enterpreneurship (OK OCE) hanya akan menjadi jembatan para pelaku usaha untuk mendapatkan modal dari lembaga keuangan.

"Dikasih modal tentunya, tapi dalam bentuk fasilitasi, Bank DKI dan lembaga-lembaga keuangan lain bahwa OK OCE itu mendapatkan permodalan. Karena yang pertama itu adalah mendapatkan pelatihan dahulu," kata Sandiaga di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Sandiaga menjelaskan, nantinya para peserta program OK OCE akan mendapat pendampingan pelatihan dan lahan usahanya sudah tersedia. Bahkan, Bank DKI dan beberapa bank serta sejumlah institusi sudah mau memberikan biaya modal kepada peserta.

(Baca Juga: Sandiaga Akan Undang ICW ke Balai Kota, Bicara soal Transparansi)

Politikus Gerindra itu mengklarifikasi bahwa Pemprov DKI menaruh program OK OCE dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2018 sebesar Rp82 miliar yang di mana nantinya anggaran tersebut digunakan untuk pelatihan saja bukan untuk permodalan.

"Kita OK OCE mendapatkan Rp82 miliar hanya untuk pelatihan, karena kalau terkait mau cari duit (modal) banyak sekali, bisa melalui industri perbankan dan pembiayaan," jelas Sandi.

Nantinya, program OK OCE, sambung Sandi, merupakan sebuah program yang terstruktur. Sebab, kata Sandi, sebelumnya bahwa ada anggaran Rp400 miliar terkait kewirausahaan dan sayangnya tidak ada penyaluran yang maksimal.

(Baca Juga: Wagub Sandi Tegaskan OK OCE Hanya Memfasilitasi, Tidak Memberi Modal)

"Dulu kesalahan Pemprov ada dana Rp400 miliar lebih tapi tidak menyalurkan, tidak memberikan karena pemprov tidak menilai mana yang bisa diberikan dana mana yang tidak. Jadi, teman-teman media mohon ingatkan kita semua jangan ada kesalahan lagi terulang," tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini