Share

Konsep Jualan di Jalan Raya Disambut Baik Para PKL Tanah Abang

Achmad Fardiansyah , Okezone · Jum'at 22 Desember 2017 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 22 338 1834453 konsep-jualan-di-jalan-raya-disambut-baik-para-pkl-tanah-abang-aXpFlabQHV.jpg PKL di Tanah Abang di Tenda (foto: Amet/Okezone)

JAKARTA - Konsep Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi kesemarautan di sekitaran Tanah Abang disambut baik oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL). Diketahui, konsep tersebut yaitu menutup Jalan Jati Baru untuk berjualan para PKL.

Firdaus, pedagang kaos yang sudah puluhan tahun menyambut baik atas kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan atas penyediaan 420 tenda bagi para PKL yang biasa berjualan di trotoar jalan.

"Ini bagus, jadi kita leluasa juga jualnya," kata Firdaus kepada wartawan di lokasi. Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017).

 

Menurut Firdaus, untuk mendapatkan tenda, para pedagang harus memiliki kartu yang diterbitkan oleh Kecamatan Tanah Abang.

"Harus ada kartu, kemarinkan ada pendataan buat ini (tenda)," ungkapnya.

 (Baca juga: Pemprov DKI Gratiskan ‎Tenda untuk PKL yang Berjualan di Depan Stasiun Tanah Abang)

Firdaus mengaku untuk mendapatkan tenda yang berukuran 1 meter x 1 meter tidak dipungut biaya. Namun dirinya tidak mengetahui apakah kedepannya akan dikenakan biaya retribusi.

"Gratis (tendanya), tapi enggak tau kedepannya, kan kalau waktu saya jualan di trotoar saya bayar Rp10 ribu setiap harinya ke ormas gitu, ini enggak tau kedepannya," tuturnya.

 

Pantauan Okezone, penyediaan tenda untuk PKL belum semua ditempati, para PKL juga masih ada yang berjualan di atas trotoar, pasalnya para pedagang yang masih bandel berjualan di trotoar mengaku belum mendapatkan jatah tenda dari Pemprov DKI.

 (Baca juga: Tidak Ada Retribusi bagi PKL di Depan Stasiun Tanah Abang)

Untuk memanjakan para pengunjung, Pemprov DKI juga menyediakan bus Transjakarta sebagai moda transportasi pengunjung di kawasan Tanah Abang, bis tersebut hanya mengelilingi pasar yang ada di kawasan Tanah Abang, seperti Blok G, Blok A , Blok B, Metro dan Auri.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini