nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyelidikan Epidemiologi Dilakukan di Asrama Mahasiswi UIN Jakarta Korban Difteri

Hambali, Jurnalis · Rabu 27 Desember 2017 04:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 27 338 1836135 penyelidikan-epidemiologi-dilakukan-di-asrama-mahasiswi-uin-jakarta-korban-difteri-IIYoJqqpNz.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

TANGSEL - Tim medis telah memeriksa tempat tinggal mahasiswi UIN Jakarta, Aufatul Khuzzah (19), yang meninggal dunia akibat suspect difteri. Mahasiswi tersebut tinggal di asrama Sekretariat Himpunan Mahasiwa Banten, Jalan Semanggi II Nomor 20, RT 04 RW 03, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel).

"Sudah dilakukan penyelidikan epidemiologi (PE) di asrama korban," ujar Kepala Dinas Kota Tangel, Suhara Manulang, Selasa (26/12/2017).

Selain itu, upaya pencegahan lain telah dioptimalkan agar penyakit difteri tak menular di lingkungan tempat tinggalnya. Di mana, cukup banyak mahasiswi yang berada dalam satu tempat bersama korban, sebelum akhirnya dia mengeluh sakit pada bagian tenggorokan.

"Sudah diberikan therapi profilaksis erithromicyn untuk kontak erat suspect difteri di asramanya itu. Serta akan dilakukan vaksinasi tetanus difteri (Td) untuk kontak erat sebanyak 16 orang mahasiswi," imbuhnya.

(Baca Juga: Ini Kronologi Meninggalnya Mahasiswi UIN Jakarta Akibat Idap Difteri)

Aufatu Khuzzah adalah mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FITK) semester 5. Dia didiagnosa suspect difteri sejak 7 Desember 2017 lalu. Meski sempat mendapat penanganan medis, namun akhirnya nyawa gadis cantik asal Kampung Laban, RT 08 RW 03, Cerukcuk, Tanara, Serang, Banten itu tak tertolong dan meninggal dunia pada Sabtu 24 Desember 2017 di RSDP Serang.

Diputuskan kasus tersebut masuk wilayah Serang, karena domisilinya di daerah tersebut. "Dirawat dan meninggalnya pun di RS disana," pungkas Suhara. (Baca Juga: Seorang Mahasiswi UIN Jakarta Meninggal Dunia Terserang Difteri)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini