nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pilkada Jakarta 2017: Kekurangan Surat Suara Jadi Catatan Minor

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 27 Desember 2017 18:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 27 338 1836495 pilkada-jakarta-2017-kekurangan-surat-suara-jadi-catatan-minor-FtsTcEtLgD.jpg

JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) memberikan catatan mengenai pelaksaan pemilihan umum di tahun 2017.

Menurut Peneliti Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil terdapat beberapa catatan mengenai pelaksanaan dalam Pilkada DKI Jakarta yang membuat sempat membuat gaduh salah satunya mengenai kurangnya jumlah surat suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Salah satu penyebabnya adalah adanya kekurangan surat suara untuk beberapa TPS dari jumlah DPT plus tambahan 2,5% untuk surat suara cadangan,” kata Fadli dalam acara catatan akhir tahun 2017 “Tahun Politik yang menentukan: Prosedural belum substansial” di Dhotel, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017).

(Baca Juga: Catatan Pemilu 2017: Politik Uang dan Isu SARA Merajalela)

Fadli menambahkan seharusnya kekurangan surat suara adalah hal yang tidak boleh terjadi dalam sebuah pemungutan suara. Karena, sebelum kotak suara didistribusikan ke masing-masing TPS, surat suara haruslah sama jumlahnya dengan DPT ditambah 2,5% dari jumlah pemilih.

“Namun, keterangan KPU DKI terhadap kekurangan suara suara ini adalah bentuk kesalahan teknis yang tidak disengaja,” paparnya.

Oleh sebab itu, ia berharap agar nantinya KPU harus memberikan panduan yang jelas seperti sebuah tindakan teknis apa harus diambil oleh KPSS ketika terjadi kekurangan surat suara.

“Salah satunya adalah agar pemungutan suara tetap dilaksanakan, sembari mengambil kekurangan surat suara dari PPS,” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini