nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meriahnya Malam Pergantian Tahun di Ancol dengan Pertunjukan Ragam Budaya Nusantara

ant, Jurnalis · Senin 01 Januari 2018 00:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 01 338 1838299 meriahnya-malam-pergantian-tahun-di-ancol-dengan-pertunjukan-ragam-budaya-nusantara-BeVxzeMFpN.jpeg Warga menyaksikan konser malam tahun baru 2018 di Ancol, Jakarta Utara (Taufik/Okezone)

JAKARTA - Pertunjukan budaya nusantara dari berbagai daerah ikut memeriahkan malam pergantian tahun di Pantai Ancol, Jakarta.

Pergelaran bertajuk "Pesona Indonesiaku" itu diadakan di beberapa lokasi di Pantai Ancol. Di kawasan Pasar Seni, digelar pertunjukan budaya Betawi seperti pameran seni Kicir-Kicir, lenong dan lawak, Minggu (31/12/2017) malam.

Pertunjukan budaya dari Kalimantan dan Sumatera seperti Tari Saman dan tari-tarian lain diadakan di Taman Lumba-Lumba.

Pertunjukan budaya Bali seperti Tari Kecak dan Tari Bondres serta budaya dari Indonesia Timur seperti Tari Maumere dan tari-tarian dari Papua diadakan di Pantai Lagoon.

Sementara itu, Reog Ponorogo yang merupakan budaya dari Jawa Timur diselenggarakan di Monumen Ancol.

Agenda utama yang paling menarik minat pengunjung Pantai Ancol yang ingin menghabiskan malam pergantian tahun adalah panggung Gempita 2018 yang diadakan di Pantai Carnaval Ancol.

Sejumlah artis akan mengisi panggung yang dipandu Andhika Pratama, Audi Marisa dan Uus tersebut seperti Armada, Wali, Kotak, Five Minutes, Siti Badriah dan Setia Band. Konser akan digelar hingga pergantian tahun.

Karena banyak masyarakat tumpah ruah ke Ancol, para pedagang pun keciprat rezeki. "Kalau dibandingkan hari biasa ada peningkatan. Namun, tahun ini sepertinya tidak seramai tahun lalu. Tahun lalu saya bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak," kata Mira.

Mira mengatakan malam pergantian tahun sebelumnya lebih ramai karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang memusatkan agenda tahun baru di Ancol.

Meskipun mendapatkan keuntungan tidak sebanyak tahun sebelumnya, Mira mengaku tetap bersyukur karena keuntungannya lebih banyak daripada hari biasa.

"Bisa untuk mengajak anak jalan-jalan di liburan sekolah," ujarnya lagi.

Surono, pedagang sosis bakar, juga menyampaikan hal serupa. Dagangannya lebih laris pada malam pergantian tahun ini daripada hari-hari biasa.

"Saya untung banyak. Ini belum sampai pergantian tahun, dagangan saya sudah hampir habis," katanya lagi.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini