nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesta Tahun Baru di Ibu Kota Sisakan 780 Ton Sampah

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 01 Januari 2018 11:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 01 338 1838386 pesta-tahun-baru-di-ibu-kota-sisakan-780-ton-sampah-N6zGMyKhO8.jpg Petugas membersihkan sisa sampah perayaan malam pergantian tahun di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, 1 Januari 2016. (Ilustrasi, Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Pesta malam tahun baru 2018 di Jakarta telah usai. Beberapa titik tempat perayaan malam pergantian tahun itu menyisakan sampah. Tahun ini, volume sampah di Ibu kota lebih meningkat ketimbang tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, tahun ini jumlah sampah setelah pesta tahun baru mencapai 780 ton. Kata dia, jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan tahun sebelumnya yakni 700 ton sampah.

"Sedikit meningkat dibandingkan tahun lalu karena Jalan Sudirman-Thamrin dibuka dan kawasan Ancol dibuka," kata Adji dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/1/2018).

Ia menuturkan, pihaknya secara sigap langsung membersihkan lokasi pesta rakyat tersebut. Proses pembersihan dimulai dari Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan Gajah Mada-Hayam Wuruk, Kawasan Kota Tua, Monas sampai Patung Tani.

"Malamnya kami pantau seluruh titik keramaian di Jakarta. Begitu acara selesai dan massa mencair, proses pembersihan langsung dimulai,” imbuhnya.

(Baca Juga: 200 Ribu Orang Diperkirakan Mengunjungi Ancol Hari Ini)

Lebih lanjut Adji menjelaskan, tahun ini pihaknya sedikit terbantu dalam proses pembersihan. Sebab, kata dia, sebelum dimulainya acara, pihaknya telah membagikan 10.000 kantong sampah kepada para pedagang dan pengunjung.

“Sampah banyak yang sudah terkumpul jadi proses pembersihan relatif mudah," jelasnya.

(Baca Juga: Libur Tahun Baru 2018, Ribuan Orang Kunjungi Ragunan Pagi Ini)

Kesadaran dari warga Jakarta dan para pengusaha kecil mandiri (PKM) untuk menjaga Ibu Kota bersih, kata dia, sudah amat tinggi. Sehingga, pihaknya sedikit terbantu kala mengumpulkan sampah-sampah tersebut.

“Ini telah sesuai harapan Pak Gubernur, bahwa pengelolaan sampah harus dilaksanakan sebagai gerakan seluruh warga Jakarta. Kita bersama ikut turun tangan,” tandasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini