nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Video Porno Bocah dengan Perempuan Dewasa, Polisi Kerahkan Tim Cyber Crime

Badriyanto, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 13:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 04 338 1839951 viral-video-porno-bocah-dengan-perempuan-dewasa-polisi-kerahkan-tim-cyber-crime-n49AeeMzbQ.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, anak buahnya sedang menyelidiki video porno yang melibatkan bocah laki-laki dengan perempuan dewasa. Video tidak senonoh itu telah tersebar dan viral melalui pesan berantai di beberapa aplikasi pesan singkat.

"Penyidik Cyber Crime sudah menyelidiki video tersebut, penyidik masih bekerja," ungkap Argo saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (4/1/2018).

Setidaknya, ada dua video mesum yang sedang meresahkan masyarakat belakangan ini, karena diperankan oleh seorang bocah dengan perempuan dewasa. Salah satu video mesum terlihat dibuat di sebuah tempat penginapan di kawasan perbukitan, meski belum diketahui lokasi pastinya.

Dalam video itu, tampak bocah dan wanita tersebut bermesraan di balkon sebuah tempat penginapan, adegan kemudian berlanjut ke atas ranjang. Keduanya kemudian melakukan persetubuhan di ranjang dan di bak mandi. Adegan itu direkam secara profesional dengan resolusi gambar yang cukup baik.

(Baca juga: Eks Mahasiswi UI Akui Rekam Video Mesum Bersama Mantannya)

Sementara video kedua, adegan mesum diperankan oleh perempuan dewasa dengan dua bocah sekaligus. Diduga kuat, adegan threesome tersebut dilakukan di di Indonesia, karena tampak kantong plastik khas minimarket di Indonesia terekam dalam video tersebut. Tidak hanya itu, pemeran wanita dewasa dan perekam juga terdengar berbicara dengan logat salah satu daerah di Indonesia.

Argo mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan situs-situs yang menawarkan konten pornografi. Sebab, rata-rata situs porno mengandung spam dan berbahaya bagi yang mengaksesnya.

"Hati-hati, situs begitu biasanya phising, berisi spam, berbahaya," kata mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

Sekadar informasi, phising adalah salah satu modus pencurian data dengan mengelabui target menggunakan konten-konten tertentu. Phising masih marak di Indonesia, pelaku menyasar nasabah bank dengan mengincar data pribadinya, yang dimanfaatkan pelaku untuk membobol rekening atau kartu kredit.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini