nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sodomi 25 Anak, Guru SD di Tangerang Ditangkap Polisi

Chyntia Sami B, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 17:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 04 338 1840106 sodomi-25-anak-guru-sd-di-tangerang-ditangkap-polisi-4z7hEXztNq.jpg Ilustrasi Kekerasan Seksual kepada Anak (foto: Shutterstock)

TANGERANG - WS alias Babeh, seorang guru honorer di sebuah Sekolah Dasar di Rajeg, Kabupaten Tangerang ditangkap Polresta Tangerang lantaran menyodomi sebanyak 25 anak di bawah umur.

Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya seorang oknum guru yang melakukan tindak kekerasan seksual pada anak di bawah umur pada 2 Desember 2017.

Pelaku Sodomi di Kabupaten Tangerang (foto: Chyntia Sami B/Okezone)

(Baca Juga: Astaga! Seorang Aktivis Ditangkap karena Sodomi 9 Remaja)

"Setelah dilakukan penyelidikan pelaku diamankan pada 20 Desember lalu di kediamannya di Kampung Sakem, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. Total korban ada 25 anak," ujar Sabilul, Kamis (4/1/2018).

Dari hasil penyelidikan, aksi bejat yang telah dilakukan oleh pelaku tersebut telah berlangsung sejak April 2017. Namun, baru terungkap setelah salah seorang korban memberanikan diri menceritakan tindak kekerasan seksual yang dialaminya kepada orangtuanya.

Sabilul menjelaskan, dari hasil penyelidikan diketahui ke-25 anak tersebut masih berusia antara 10 sampai 15 tahun dan semuanya berjenis kelamin laki-laki.

"Dari keterangan pelaku, anak-anak memang sering mendatanginya di gubug yang didirikannya untuk belajar ajian semar mesem yang bisa mengobati penyakit. Syaratnya mereka harus bayar atau mau disodomi," tuturnya.

(Baca Juga: Kacau! Ketua Yayasan Pemerhati Anak Malah Sodomi 4 Bocah)

Para korban pun menuruti permintaan pelaku untuk disodomi agar bisa mendalami ajian semar mesem yang dimiliki oleh pelaku. Kini, para korban pun telah menjalani pemeriksaan visum.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dalam paling lama 15 tahun.


(fid)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini