Sejarah Pasar Gembrong dari Sayur Mayur hingga Grosir Mainan

Aisyah Minerva Puspasari, · Selasa 09 Januari 2018 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 09 338 1842418 sejarah-singkat-pasar-gembrong-dari-sayur-mayur-hingga-grosir-mainan-PAMIkuA7L7.jpg Pasar Gembrong (Foto: Okezone)

JAKARTA – Salah satu pusat pedagang mainan terbesar di Jakarta yakni Pasar Gembrong saat ini tengah menjadi perhatian warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Rencana pemerintah akan menggusur wilayah pasar Gembrong sebagai jalur pembangunan Tol Becakayu cukup menyita perhatian warga Jakarta.

Banyaknya perhatian pada rencana penggusuran tersebut tak terlepas dari dikenalnya pasar gembrong sebagai tempat wisata belanja mainan yang cukup terjangkau bagi kalangan warga Jakarta. Berbagai mainan lokal dan impor lengkap ditawarkan dengan harga murah.

Meski kini Gembrong yang awalnya diambil dari bahasa sunda yang berarti ramai, dikenal sebagai tempat surganya mainan. Dalam catatan sejarahnya pasar ini pada sekira tahun 60-an, pasar ini justru merupakan pasar tradisional yang menjual sayur mayur.

 (Baca Juga: Sandiaga Siapkan Relokasi Terkait Penggusuran Pasar Gembrong untuk Proyek Tol Becakkayu)

Peralihan pasar gembrong yang awalnya menjual sayur mayur menjadi mainan, terjadi sekira tahun 1998 ketika terjadi kerusuhan, banyak pedagang yang memutuskan untuk pergi meninggalkan pasar itu.

Pasca kerusuhan, para pedagang yang berjualan di wilayah tersebut sebagian kembali mengadu nasib, dan pedagang dari luarpun turut mengadu peruntungan dengan berjualan berbagai jenis barang mulai dari mainan dan alat tulis.

Banyaknya pedagang yang berjualan di pasar traditional yang kini bernama gembrong membuat perputaran penjualan di lokasi tersebut juga melayani pembelian secara grosir. Hingga pasar ini semakin ramai didatangi para pengunjung.

Hingga kini pasar Gembrong menjadi obyek wisata belanja warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin berburu mainan hingga kebutuhan lain seperti alat tulis menulis.

Kini, rencana pemerintah yang akan membangun akses jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di lokasi tersebut, membuat wajah Pasar Gembrong kini terancam akan digusur. Dan dikabarkan pembongkaran Pasar Gembrong akan dilakukan pada Maret 2018.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan memberikan solusi untuk para pedagang yang terdampak dari penggusuran tersebut dengan merelokasi para pedagang.

"Kita bisa berikan solusi relokasi. Kita juga bisa buat penataan-penataan yang memastikan mereka juga lapangan pekerjaannya terselamatkan," kata Sandiaga di Pecenongan, Jakarta Pusat, Okezone, Senin (8/1/2018). (Aisyah Minerva Puspasari) (muf)

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini