nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kader Gerindra Tewas Ditembak, IPW Nilai Pengawasan Anggota Brimob Masih Lemah

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 23 Januari 2018 06:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 23 338 1848811 kader-gerindra-tewas-ditembak-ipw-nilai-pengawasan-anggota-brimob-masih-lemah-NR0XjHmE0v.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - ‚ÄéKetua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai, pengawasan terhadap anggota Brimob Polri masih lemah. Pasalnya, masih ada anggota Brimob yang tidak bisa menguasai emosi dan melukai masyarakat.

Hal itu diungkapkan Neta menyoroti kasus tewasnya kader Partai Gerindra, Fernando Alan Joshua Wowor yang ditembak anggota Brimob berinisial RA.

"Kasus ini menunjukkan betapa lemahnya pengawasan terhadap anggota Brimob oleh atasan dan institusinya, sehingga seorang anggotanya bisa bebas bergentayangan pada malam hari membawa senjata api," kata Neta saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (23/1/2018)

Neta meminta jajaran Propam Mabes Polri mengusut tuntas kasus ini. Apabila ditemukan pelanggaran disiplin, maka harus dipecat dari Korps Bhayangkara.

"Karena jika melihat kronologis kasus penembakan tersebut jelas latar belakangnya adalah sikap arogansi aparatur keamanan," terang Neta.

(Baca juga: Kompolnas Pertanyakan Asal Senpi Oknum Brimob Pelaku Penembakan Kader Gerindra)

Sekadar informasi, Fernando Alan Joshua (25) yang merupakan kader Partai Gerindra tewas setelah terlibat adu Mulut dengan anggota Polri berinisial AR di halaman parkir Lipss Club, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 21 Januari 2018, dini hari.

Diduga, pertikaian yang meregang nyawa tersebut ditenggarai permasalahan dua kendaraan yang tidak mau mengalah saat akan melakukan parkir. Namun, pihak kepolisian masih melakukan proses pendalaman terkait kasus ini.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini